Skandal Akses VIP Vaksin, Menkes Ini Diminta Mundur

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
20 February 2021 14:00
Anti-government demonstrators protest outside the residence of President Alberto Fernandez in Buenos Aires, Argentina, Monday, Oct. 12, 2020. (AP Photo/Natacha Pisarenko)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Kesehatan Argentina Gines Gonzalez Garcia diminta mengundurkan diri pada Jumat (19/02/2021) setelah munculnya skandal orang-orang yang menggunakan koneksi untuk mendapatkan akses VIP vaksin Covid-19.

Menurut dua sumber kepresidenan, Presiden Alberto Fernandez telah meminta pengunduran diri Gines, karena berdasarkan laporan media bahwa setidaknya ada 10 orang menerima vaksinasi tanpa mengikuti prosedur yang tepat.

Diantaranya ada seorang jurnalis veteran terkenal, Horacio Verbitsky, yang mengklaim telah menerima vaksinasi setelah berbicara langsung dengan Gines.


"Saya menelepon teman lama saya Ginés González García dan dia menyuruh saya pergi ke Rumah Sakit Posadas," aku Verbitsky, yang kini berusia tujuh puluhan, mengatakan kepada stasiun radio El Destape, sebagaimana dikutip dari Reuters, Sabtu (20/02/2021).

Dalam sebuah surat yang diunggah di Twitter, Gines membela dirinya, menuliskan bahwa orang dapat menghindari prosedur yang tepat untuk vaksinasi karena "kebingungan yang tidak disengaja" di kantornya saat dia sedang pergi.

Skandal ini menyoroti ketakutan yang lebih luas di wilayah tersebut atas korupsi dan akses terbatas masyarakat kepada vaksin.

Kasus yang sama juga terjadi di Peru. Awal Februari, Menteri Kesehatan dan Luar Negeri Peru mengundurkan diri dan mantan Presidennya ditempatkan dalam penyelidikan kriminal setelah adanya laporan ratusan pejabat Peru dan lainnya menerima dosis vaksin di luar uji klinis dan sebelum program imunisasi nasional dimulai.

Sejak Desember 2020, Argentina sendiri telah menggunakan vaksin Sputnik V Rusia untuk menyuntik petugas kesehatan. Negara ini telah mulai menginokulasi beberapa orang yang berusia di atas 70 tahun pada minggu ini.

Hingga Rabu (17/02/2021), sekitar 250.000 orang Argentina telah menerima dua dosis vaksin Covid-19. Negara berpenduduk sekitar 45 juta orang itu telah mengkonfirmasi lebih dari 2 juta infeksi virus corona dan 51.000 kematian.

Kantor berita negara Argentina mengatakan Carla Vizzotti, Wakil Menteri Kesehatan, akan menjabat sebagai Menteri Kesehatan berikutnya, meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading