BPH Migas Akan Tambah 247 Titik BBM 1 Harga Hingga 2024

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
27 January 2021 15:22
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak 66.757007 di Desa Ujoh Bilang, Long Bagun, Mahakam Ulu, Kalimantan Timur.  (CNBC Indonesia/Yuni Astutik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menargetkan akan menambah 247 titik penyaluran bahan bakar minyak (BBM) 1 Harga sampai dengan 2024 mendatang.

Kepala BPH Migas M. Fanshurullah Asa merinci, pada 2021 akan ada tambahan 76 penyalur BBM 1 Harga, lalu pada 2022 sebanyak 72 penyalur, 2023 akan ada 56 penyalur, dan terakhir pada 2024 akan ada 43 penyalur. Dengan demikian, total penambahan penyalur BBM Satu Harga selama 2021-2024 akan ada sebanyak 247 penyalur.

"Progress pembangunan penyaluran BBM 1 Harga Tahun 2021 dengan target 76 penyalur, 43 penyalur dalam proses pembangunan, 21 penyalur dalam proses perizinan Pemda, delapan penyalur masih dalam evaluasi PT Pertamina, dan empat penyalur belum ada mitra," ungkapnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi VII DPR RI, Rabu (27/01/2021).


Dia mengatakan, progress pembangunan penyalur BBM 1 Harga 2021 ini berdasarkan laporan mingguan BBM 1 Harga Nomor 04 selama 18-24 Januari 2021. Adapun SK Lokasi tertentu BBM 1 Harga 2020-2024 mengacu pada SK Dirjen Migas Nomor: 6.K/MG.05/DJM Tanggal 8 Januari 2021.

Lebih lanjut Ifan, sapaan akrab Fanshurullah Asa, menyebut jika dihitung sejak 2020-2024, maka total tambahan lokasi penyalur mencapai 330 lokasi. Dengan rincian Sumatera 12% dengan 41 penyalur, Kalimantan 16% dengan 54 penyalur. Lalu, Sulawesi 9% sebanyak 29 penyalur, Maluku dan Papua 41% sebanyak 134 penyalur, dan Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) sebanyak 22% dengan jumlah penyalur sebanyak 72 penyalur.

Adapun jumlah lokasi BBM 1 Harga selama 2017-2019 telah mencapai 170 lokasi.

Melalui program BBM 1 Harga ini maka harga jual BBM jenis Solar dan Premium di wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) menjadi sama dengan harga di perkotaan yakni Solar Rp 5.150 per liter dan Premium Rp 6.450 per liter.

Sementara dari sisi volume penyaluran BBM 1 Harga ini, untuk Premium mencapai 147.971 kilo liter (kl) dan Solar 70.431 kl.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading