Ini Rincian Tol Kayu Agung-Palembang yang Diresmikan Jokowi

News - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
26 January 2021 13:53
Jokowi dalam acara peresmian Jalan Tol Kayu Agung-Palembang, Ogan Ilir, 26 Januari 2021. (Tangkapan layar youtube setpres)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) selaku pemilik konsesi ruas tol Kayu Agung-Palembang-Betung meresmikan beroperasinya tambahan seksi ruas tolnya sepanjang 9 km menjadi 42,5 km.

Berdasarkan keterangan tertulis perusahaan di Jakarta, Selasa (26/1/2021) peresmian ini secara simbolis dilakukan oleh Presiden RI pada pukul 10.00 WIB. Sebelumnya, ruas yang dimiliki WST ini telah mengoperasikan seksi ruas tol sepanjang 33.5 km dari Kayu Agung sampai dengan Jakabaring sejak 1 April 2020. Sehingga mulai hari ini ruas yang baru telah beroperasi sampai dengan Kramasan.

WST adalah Badan Usaha Jalan Tol yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh PT Waskita Toll Road yang memiliki hak konsesi ruas tol Kayu Agung-Palembang-Betung sepanjang 111,69 Km. Konstruksi ruas tol ini dimulai sejak Agustus 2016 yang terdiri dari 3 seksi.


Ketiga seksi tersebut antara lain Kayu Agung-Palembang, seksi Palembang-Musillandas dan seksi Musillandas-Betung. Direktur Utama WTR, Septiawan Andri Purwanto mengatakan, Jalan Tol Kayuagung-Palembang-Betung (Kapal betung), merupakan bagian dari jaringan jalan tol trans sumatera (JTTS) yang membentang sepanjang 111.69 km dan memiliki 7 simpang susun serta dibagi menjadi 3 seksi.

"Beroperasinya ruas tol seksi Kayu Agung-Palembang merupakan lanjutan dari seksi sebelumnya yang terlebih dahulu beroperasi. Harapan kami dengan keberadaan ruas tol ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan untuk pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan melalui penyediaan alternatif infrastruktur transportasi bagi para pengendara sehingga mobilitas ekonomi akan meningkat" katanya.

Pihaknya mengaku akan terus berupaya dapat menyelesaikan konstruksi sisanya sepanjang 69,19 km sesuai rencana melalui dukungan para pemangku kepentingan.

Pada kesempatan yang sama Direktur Utama WST, Herwidiakto menjelaskan dengan beroperasinya Gerbang Kramasan pada hari ini, maka Gerbang Jakabaring yang bersifat temporary sudah tidak lagi beroperasi. Seluruh transaksi pintu tol beralih secara permanen ke Gerbang Kramasan yang terletak di Desa Ibul Besar, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Adapun Gerbang Tol Kramasan dapat ditempuh dalam waktu 40 menit dari Bandara Sultan Mahmud Badarudin II dan Jembatan Ampera. Di mana untuk Ruas Kayuagung-Kramasan ini melewati salah satu Jembatan Tol terpanjang di Indonesia, yaitu jembatan Ogan dengan panjang 1,7 KM.

Jembatan ini dihiasi Ornamen Songket Khas Palembang di sepanjang Parapetnya. Tidak hanya itu, di sekitar area jembatan dibangun pula Replika Candi Muara Takus yang melambangkan situs sejarah kerajaan Sriwijaya.

Pihaknya berharap, dengan bertambahnya ruas tol yang telah beroperasi semoga dapat membantu para pengendara dalam mempersingkat waktu tempuh dengan biaya yang efisien serta aman. Pihak WTR juga mengimbau pengendara agar memperhatikan rambu lalu lintas agar berkendara menjadi lebih nyaman dan aman.

"Pastikan saldo uang elektronik para pengendara terisi dengan cukup agar tidak mengganggu perjalanan. Tidak lupa juga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang berlaku untuk memutus mata rantai virus Covid-19," pungkasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading