PSBB Ketat di Jakarta Belum Berhasil Turunkan Kasus Covid-19

News - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
21 January 2021 19:49
Wiku Adisasmito juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Corona memberi Keterangan Pers Juru Bicara terkait Update Data Covid-19 Nasiona. (Youtube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia- Pandemi Covid-19 di DKI Jakarta terlihat belum terkendali meskipun wilayah ini telah memperketat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sejak dari 2 pekan lalu. Hal ini tercermin dari pada pertambahan kasus di Jakarta pada hari ini Kamis (21/1/2021) hingga pukul 12.00 WIB mencapai 3.151 orang atau secara total mencapai 239.226 orang.

Namun, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa berdasarkan pengalaman dampak dari PSBB ketat baru terlihat pada pekan ketiga. Dia mencontohkan PSBB ketat pada 14 September-5 Oktober 2020 sebagai imbas lonjakan kasus. Saat itu kasus meningkat tujuh kali lipat dari awal PSBB transisi.

"Pada awal pelaksanaan PSBB penambahan aksus mingguan 7.746 kasus. Masih bertambah di minggu kedua 8.477 kasus dan baru terjadi penurunan pada minggu ketiga. Namun penurunan hanya bertahan 4 minggu saja dan kembali meningkat 2 November 2020 hingga saat ini," kata Wiku dalam konferensi pers, Kamis (21/1/2021).


Wiku menegaskan hasil PSBB Ketat di DKI Jakarta memberikan pembelajaran bahwa dampak dari intervensi baru akan muncul pada minggu ketiga pelaksanaannya. Sementara kejadian yang memicu penularan seperti libur panjang akan lebih cepat terlihat yakni dalam 7-10 hari.

"Jadi pelaksanaan intervensi seperti PPKM butuh waktu sampai terlihat dampaknya, evaluasi dari minggu pelaksanaan belum menunjukkan hasil yang signifikan. Pelaksanaan intervensi ini butuh perpanjangan waktu agar bisa lebih efektif dan membuat situasi ke arah baik," kata Wiku.

Meski demikian intervensi ini menurutnya belum mampu menimbulkan kedewasaan dan rasa perubahan perilaku pada masyarakat. Jika tidak menjalan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun maka penurunan kasus hanya akan terjadi sesaat setelah PPKM.

"Tapi nanti akan terjadi kenaikan setelah pembatasan berakhir. Pembatasan ini diharapkan menjadi adaptasi kebiasaan baru, dan harus dijalankan seterusnya agar bisa produktif," kata dia.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading