Fakta 'Harta Karun' di Basement Sarinah yang Diungkap Erick

News - Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
15 January 2021 20:42
Menteri BUMN Erick Thohir saat melihat relief tersembunyi di Gedung Sarinah. (Dok Kementerian BUMN).

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkap sebuah relief bersejarah di basement Gedung Sarinah Jakarta, yang berusia lebih dari setengah Abad. Monumen relief ini akan direstorasi bersamaan dengan pemugaran Gedung Sarinah.

Berikut tiga fakta penemuan 'harta karun' Sarinah ini:

Sarinah Punya Karya Seni Rupa Patung


Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Fetty Kwartati menjelaskan Sarinah sebagai Gedung dengan predikat cagar budaya memiliki sebuah karya seni rupa patung yang melambangkan kegiatan ekonomi rakyat jelata pada saat itu. Khususnya waktu itu yang bertumpu pada hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan kerajinan.

Bung Karno Pencetus Pembuatan Patung Ini

Proklamator dan Presiden pertama Indonesia Bung Karno adalah seorang seniman yang mencetuskan pembuatan karya seni ini. Keberpihakan kepada ekonomi kerakyatan sudah merupakan semangat para pendiri bangsa ini.

Sudah Menggunakan Teknologi Pengecoran yang Modern

Tim ahli Cagar Budaya (TACB) Asikin mengatakan karya ukuran seni ini berukuran sangat besar. Pembuatan sudah menggunakan teknologi pengecoran panel tunggal modern. Demikian pula saat Sarinah dibangun sebagai perwujudan modernisasi yang pada masanya adalah mercusuar kebangkitan ekonomi bangsa yang unggul yang berpihak pada ekonomi rakyat. Hari ini disebut UMKM.

Relief Ini akan Direstorasi dan Dipamerkan

Sejarah Sarinah pada tahun 80 an pernah terbakar dan pelebaran koridor pengunjung membuat relief ini dipindahkan ke lantai dasar. Berkenaan dengan transformasi dan renovasi Gedung relif ini akan dipamerkan saat pemugaran usai dan Sarinah beroperasi Kembali.

Erick Mengagumi Mahakarya Ini

Menteri BUMN bilang bahwa bangsa besar adalah bangsa yang mengenal sejarahnya Menteri minta agar karya ini direstorasi Kembali seperti sedia kala.

Dibuat Kelompok Seniman Yogyakarta (1962-1966)

Menurut catatan beberapa ahli sejarah, dan seni rupa nasional, patung ini dibuat oleh kelompok seniman Yogyakarta pada masa konstruksi (1962-1966) yang menampilkan para penjajah dan pelapak yang melambangkan perjuangan rakyat kecil mencari nafkah.

Belum Tahu Persis Siapa yang Buat Patung Ini

Siapa arsitek atau desainer patung ini masih ditelusuri oleh Tim ahli Cagar Budaya. Juga blueprint karena penting untuk pekerjaan restorasi.

Cerita Soal Rakyat Jelata

Relief ini yang menampilkan para penjaja dan pelapak yang melambangkan perjuangan rakyat kecil mencari nafkah.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading