Ingin RI Jadi Raja Baterai, Erick Dekati Tesla Februari 2021

News - Wilda Asmarini, CNBC Indonesia
03 January 2021 09:10
A truck loaded with Tesla cars departs the Tesla plant Tuesday, May 12, 2020, in Fremont, Calif. Tesla CEO Elon Musk has emerged as a champion of defying stay-home orders intended to stop the coronavirus from spreading, picking up support as well as critics on social media. Among supporters was President Donald Trump, who on Tuesday tweeted that Tesla's San Francisco Bay Area factory should be allowed to open despite health department orders to stay closed except for basic operations. (AP Photo/Ben Margot)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan pihaknya akan melakukan diskusi dengan Tesla pada Februari 2021 untuk mengembangkan kerja sama pembangunan industri mobil listrik di Tanah Air.

Menurutnya, diskusi ini sebagai salah satu langkah RI menjadi pemain utama industri mobil listrik.

"Insya Allah, di bulan Februari ini, saya akan membuka pembicaraan dengan Tesla untuk mengembangkan kerja sama ini," jelas Erick dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (02/01/2021).


Dia mengungkapkan sejumlah alasan mengapa Indonesia akan menjadi pemain utama industri mobil listrik. Sejalan dengan misi Presiden Jokowi yang ingin mendorong Indonesia menjadi pemain utama dalam industri mutakhir, menurutnya ini didukung oleh kekayaan sumber daya alam Indonesia.

Sebagai salah satu negara dengan sumber daya nikel yang terbesar, hal ini mendukung Indonesia menjadi produsen utama sumber daya baterai mobil listrik.

"Baterai sendiri merupakan komponen utama dalam produksi mobil listrik. Dengan kekayaan alam yang kita miliki tentu harus didukung pula dengan kualitas sumber daya manusia kita agar mampu menjadi produsen utama dalam industri mobil listrik," kata Erick.

PLN Diminta Dukung Industri Mobil Listrik dan Ubah Strategi Bisnis
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading