Roundup

Emiten Sandi Uno Belanja 3.000 Menara, Kasus Asabri Rp 17 T

News - Syahrizal Sidik, CNBC Indonesia
28 December 2020 08:40
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno (Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada perdagangan sebelum libur Natal pada Rabu, (23/12/2020). IHSG melemah 0,24% ke level 6.008,70 karena dilanda tekanan jual pelaku pasar.

Data perdagangan mencatat, nilai transaksi mencapai Rp 17,80 triliun dengan frekuensi mencapai 1,35 juta kali. Pelaku pasar asing tercatat melakukan aksi jual bersih senilai Rp 390,66 miliar.

Saham-saham yang banyak ditransaksikan Rabu pekan lalu antara lain, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS), PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).


Cermati aksi dan peristiwa emiten berikut ini yang dihimpun dalam pemberitaan CNBC Indonesia sebelum memulai perdagangan Senin ini (28/12/2020):

1. OJK Cabut Izin Asuransi Parolamas, Nasib Nasabahnya Gimana?

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-57/D.05/2020 tanggal 15 Desember 2020 telah mencabut izin usaha di Bidang Asuransi Umum PT Asuransi Parolamas.

Perusahaan asuransi umum ini beralamat di di Pondok Indah Office Tower 2, Lantai 16, Jalan Sultan Iskandar Muda Kav. V TA, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12310.

Berdasarkan keterangan resmi, OJK menyatakan, pencabutan izin usaha Asuransi Parolamas sebagai Perusahaan Asuransi Umum merupakan atas kehendak Perusahaan dalam rangka memenuhi ketentuan Single Presence Policy (SPP) sebagaimana diatur di dalam Pasal 16 ayat (1) Undang Undang Nomor 40 Tahun 2014 tentang Perasuransian.

Hal ini lantaran Tokio Marine Asia Pte Ltd selaku Pemegang Saham Pengendali Asuransi Parolamas juga merupakan Pemegang Saham Pengendali di PT Asuransi Tokio Marine Indonesia. Sejak pencabutan izin usaha dimaksud, Asuransi Parolamas dilarang melakukan kegiatan usaha di bidang asuransi umum.

2. Jiwasraya Percepat Tahapan Program Restrukturisasi

Pemerintah melalui Tim Percepatan Restrukturisasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan manajemen baru Jiwasraya akan mempercepat pelaksanaan Program Restrukturisasi Polis Jiwasraya.

Hal ini dilakukan menyusul tingginya antusiasme pemegang polis yang berminat mengikuti Program Restrukturisasi Polis Jiwasraya.

"Seharusnya tahap ke-2 baru akan dilakukan pada Januari 2021 mendatang. Tapi setelah memperoleh antusiasme yang tinggi dan besar, akhirnya tahap ke-2 akan Kami mulai sejak hari ini," kata Angger P Yuwono, Ketua TIm Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya untuk Jangka Menengah, Rabu (23/12/2020).

Angger menerangkan, tingginya antusiasme pemegang polis yang bersedia mengikuti Program Restrukturisasi Polis Jiwasraya direpresentasikan melalui banyaknya respon yang diterima Tim Satuan Tugas Restrukturisasi Polis Jiwasraya melalui kanal komunikasi yang disiapkan, pasca diumumkannya tahap ke-1 pada Jumat 11 Desember 2020.

3. Good News! Menkominfo Restui Bila Tri-Indosat Merger

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate memberikan dukungan atas kabar yang beredar bahwa dua operator seluler di Indonesia, PT Hutchison 3 Indonesia (Tri) dan PT Indosat Tbk (ISAT) akan melakukan merger seiring dengan negosiasi yang dilakukan oleh masing-masing pemegang saham.

Menurut Menkominfo, dukungan terjadinya konsolidasi antaroperator seluler di Indonesia untuk memberikan dampak efisiensi dan peningkatan nilai tambah pada industri.

"Untuk efisiensi dan peningkatan nilai tambah pada industri telepon selular, maka tentu kami menyambut baik langkah konsolidasi yang dilakukan operator seluler secara business to business," ujar Johnny, dalam pesan singkatnya kepada CNBC Indonesia, Kamis (24/12/2020).

"Konsolidasi juga diperlukan untuk mendukung perusahaan telekomunikasi dalam mempersiapkan investasi initial deployment 5G di Indonesia," ucap mantan Komisaris PT Indonesia Air Asia ini.

4.Emiten Milik Sandiaga Borong 3.000 Menara Rp 3,9 T

Emiten menara telekomunikasi Grup Saratoga, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), lewat anak usahanya Tower Bersama, telah mengakuisisi 3.000 menara milik PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST) senilai Rp 3,975 triliun atau setara dengan US$ 280 juta.

Direktur TBIG Helmy Yusman Santoso mengatakan penyelesaian transaksi tersebut diharapkan akan selesai menjelang akhir triwulan pertama tahun depan, dengan tunduk pada pemenuhan syarat-syarat dan ketentuan dalam perjanjian jual beli aset bersyarat.

"Akuisisi tersebut tertuang dalam perjanjian jual beli bersyarat (PJBB) pada 21 Desember 2020, sementara Tower Bersama 98% sahamnya dipegang oleh TBIG," katanya, dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu (23/12).

Akuisisi sebanyak-banyaknya 3.000 menara miliki Inti Bangun Sejahtera bakal membuat portofolio menara perseroan mencapai 19.000 sites menara telekomunikasi, yang segera akan menghasilkan pendapatan dan EBITDA yang lebih tinggi.

5.Emiten Kapal Tanker Resmi Buyback Obligasi Rp 1,2 T

Emiten kapal tanker, PT Soechi Lines Tbk (SOCI), telah menyelesaikan pembayaran atas penawaran tender obligasi global senilai US$ 85,8 juta atau setara Rp 1,21 triliun (kurs Rp 14.160 per US$) atas global bond perseroan senilai US$ 122,5 juta atau setara Rp 1,73 triliun.

Transaksi ini dilakukan melalui entitas anak perseroan, Soechi Capital Pte Ltd berdasarkan hukum Singapura (Soechi Capital) pada 22 Desember 2020.

"Dengan demikian, setelah selesainya pembayaran atas pelaksanaan penawaran tender ini, jumlah obligasi global yang masih terutang adalah sebesar US$ 77,5 juta," ungkap Direktur merangkap Corporate Secretary SOCI, Paula Marlina, dalam keterbukaan informasi, Rabu (23/12/2020).

Pokok awal dari surat utang tersebut sebelumnya senilai US$ 200 juta, kemudian perseroan melakukan tender untuk US$ 122,5 juta untuk dibeli kembali.

6.Garap Blok Migas, Emiten Grup Bakrie Rogoh Capex Rp 1,41 T

Emiten migas Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) berencana menganggarkan belanja modal atau capital expenditure/capex sebesar US$ 100 juta atau setara Rp 1,41 triliun dengan asumsi kurs Rp 14.160 per US$.

Menurut Direktur Energi Mega Persada Edoardus A Windoe, belanja modal di tahun depan bakal difokuskan untuk pengembangan blok migas milik perseroan, mulai dari aktivitas eksplorasi berupa pengeboran dan seismik hingga pembangunan fasilitas pendukung.

"Untuk tahun 2021, perseroan menganggarkan biaya capex hampir 100 juta dolar AS," katanya dalam paparan publik secara daring, Selasa (22/12/2020).

Dengan pengembangan tersebut diharapkan bisa menggenjot produksi migas Grup Bakrie yang saat ini utamanya berada di tiga blok utama, yakni Blok Malacca Straits, Bentu, dan Buzi Mozambik.

7.Pahala Jadi Wamen BUMN, Nixon Jadi Plt Dirut BTN

Setelah direktur utamanya dilantik sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) bakal dipimpin oleh Nixon L.P. Napitupulu sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama. Nixon juga masih menjabat Direktur Finance Planning and Treasury Bank BTN.

Nixon mengatakan Bank BTN bangga Direktur Utama perseroan dipercaya menjadi Wamen BUMN. Namun demikian, ini tidak akan merusak fokus perusahaan untuk menjadi bank KPR terbesar di Asia Tenggara pada 2025 mendatang.

"Kami akan tetap melanjutkan visi sebagai The Best Mortgage Bank in 2025. Kami optimistis mencatatkan kinerja di atas target pada akhir 2020," kata Nixon dalam keterangan resminya, Rabu (23/12/2020).

Untuk diketahui, Nixon resmi bergabung di Bank BTN melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 17 Maret 2017. Terakhir, Nixon menduduki posisi sebagai Direktur Finance, Treasury, & Strategy sebelum didapuk sebagai Plt Direktur Utama Bank BTN.

8.Pertama di Indonesia! BRI Dapat Restu Gandeng Alipay

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) untuk dapat menerima dan memproses transaksi Alipay wallet di Indonesia sebagai acquirer.

Hal ini membuat Bank BRI sebagai bank pertama di Indonesia yang bekerjasama dengan Alipay untuk meningkatkan penggunaan metode pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Indonesia.

Menurut Direktur Konsumer BRI, Handayani saat ini perseroan terus berupaya meningkatkan ekspansi sistem transaksi non tunai (cashless) di tengah masyarakat melalui metode pembayaran QRIS.

"Salah satu upaya BRI adalah menjalin kerjasama dengan Alipay sebagai penyedia aplikasi atau instrumen pembayaran dari luar negeri sehingga dapat bertransaksi di Indonesia melalui QRIS BRI," ujar Handayani, dalam siaran pers, Rabu (23/12/2020).

9.Kejagung Kantongi Tersangka Kasus Asabri Rp 17 T

Kejaksaan Agung (Kejagung) sudah mulai menelusuri kasus dugaan korupsi di PT Asabri (Persero). Jaksa Agung S.T Burhanuddin menyebut bahwa Kejagung sudah mengantongi nama tersangka pada kasus ini.

Ia bahkan mengatakan ada kesamaan antara kasus ini dengan megaskandal sebelumnya, yakni korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

"Calon tersangka hampir sama Jiwasraya dan Asabri. Kenapa kami diminta untuk menangani? karena ada kesamaan, tentunya kalau bisa mempetakan tentang permasalahan ini," katanya di gedung Kejaksaan Agung, Rabu (23/12).

S.T Burhanddin juga menyebut bahwa Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sudah mengaudit nilai kerugiannya, yakni berada di angka Rp. 17 triliun. Nilai kerugian itu lebih besar dari kerugian negara yang terjadi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang nilainya mencapai Rp 16,8 triliun yang dihitung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading