Seram! Ini Fakta-Fakta Mutasi Covid Ganas dari Inggris

News - Monica Wareza, CNBC Indonesia
24 December 2020 17:50
People wearing masks take part in a 'We Do Not Consent' rally at Trafalgar Square, organised by Stop New Normal, to protest against coronavirus restrictions, in London, Saturday, Sept. 26, 2020. (AP Photo/Frank Augstein)

Jakarta, CNBC Indonesia - Penyebaran variasi virus Covid-19 terbaru yang lebih dahulu berkembang dari Inggris terus terjadi. Bahkan negara-negara terdekat Indonesia, baru saja mengkonfirmasi adanya kasus ini di negaranya.

Mutasi ini disebutkan menjadikan anak-anak masuk dalam kelompok rentan terhadap virus ini, sama dengan kerentanan kepada orang dewasa.

Ini telah dikonfirmasi oleh peneliti dari New and Emerging Respiratory Virus Threats Advisory Group atau NERVTAG dan ahli epidemiologi di Imperial College London, Neil Ferguson. Kecenderungan virus untuk menularkan pada anak-anak sudah dilihat peneliti dalam data. Namun dia menambahkan jika mereka belum menetapkan sebuah kausalitas atas hal tersebut.


Para peneliti juga menyebutkan bahwa tingkat penularan virus jenis ini lebih tinggi 70% dibanding strain yang ada sebelumnya di Inggris.

Singapura pun telah mengkonfirmasi 11 orang yang dikonfirmasi positif dari virus ini. Disebutkan bahwa mereka baru saja melakukan perjalanan dari Inggris pada 6 Desember dan telah dikarantina sejak saat itu dan dinyatakan positif pada 8 Desember.

"Saat ini tidak ada bukti bahwa jenis B117 beredar di masyarakat," kata kementerian kesehatan Singapura pada Rabu malam, mengutip Reuters, Kamis, (24/12/2020).

Semua kontak dekatnya telah ditempatkan di karantina termasuk semua koper yang diimpor dari Eropa telah ditempatkan di karantina 14 hari di fasilitas khusus atau diisolasi pada saat kedatangan.

Penyebaran di Negara Lain
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading