Pengusaha Bandingkan Priok Vs Patimban: Khawatir Soal Pungli!

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
22 December 2020 17:18
FILE PHOTO: A container ship is loaded at a terminal in the harbour of Hamburg, Germany September 23, 2012.     REUTERS/Fabian Bimmer/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Kalangan pengusaha berharap banyak pada kehadiran Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat yang baru diresmikan pada Minggu, (20/12). Pelabuhan ini diproyeksikan bisa membantu alur logistik industri di kawasan Jawa Barat. Bahkan, bukan tidak mungkin pelabuhan itu bakal menjadi penyambung utama keluar masuk barang, khususnya untuk pabrikan di area Bandung Raya, Cikampek hingga Karawang.

Demi memenuhi capaian itu, maka fasilitas menjadi kunci penting. Salah satu hal yang perlu menjadi perhatian adalah sistem teknologi informasi canggih. Selama ini, pelayanan di pelabuhan yang sudah ada yakni Tanjung Priok kurang memenuhi aspek tersebut, sehingga berpotensi akan terjadinya pungutan liar (pungli).

"Kurang terasa (sistem elektronik di Tanjung Priok) dan sering juga gangguan konektivitas sinyalnya, mungkin harus ditambah," kata Ketua Umum Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno kepada CNBC Indonesia, Selasa (22/12).


Ia mencontohkan bagaimana seharusnya sistem pelabuhan ditopang oleh fasilitas IT yang baik. Misalnya dalam proses input data untuk pengiriman barang, Benny merasa proses ini masih dilalui dengan cara manual, padahal sistem yang mempermudah bakal membuat pelaku usaha nyaman.

"Kalau sekarang mau memuat kontainer menuju mana, harusnya saya bisa register lewat akun saya di handphone, bisa bayar dari handpone, sekarang belum, harapan kita gitu. Kemudian misalnya truk itu harus bayar semacam retribusi atau kartu masuk ke pelabuhan, tinggal dibikin elektronik saja, artinya nggak usah ke loket. Kalau elektronik bisa bikin database, apa-apa juga mudah transparansinya," sebut Benny.

Selain mempermudah proses pengiriman barang, keterbatasan gerak juga perlu menjadi pertimbangan dalam memperkuat sistem teknologi informasi. Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang, pertemuan secara manual terasa sulit.

"Harapan kita Patimban menggunakan sistem elektronik, jadi nggak usah orang ketemu orang. Ketemuan by system aja," harap Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Perdagangan itu.

Persoalan pungli di pelabuhan di Indonesia sudah jadi rahasia umum. Di Pelabuhan Tanjung Priok, persoalan pungli sempat jadi sorotan Menhub Budi Karya Sumadi akhir tahun lalu.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading