Tambah 4.490 Orang, Ada 510.000 Penyintas Covid-19 di RI

News - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
12 December 2020 21:05
Medical workers celebrate as the last three patients are released from a field hospital at the National Stadium Mane Garrincha, after recuperating from COVID-19, in Brasilia, Brazil, Thursday, Oct. 15, 2020. (AP Photo/Eraldo Peres)

Jakarta, CNBC Indonesia- Jumlah pasien sembuh dari Covid-19 di Indonesia menembus 501.376 orang per hari ini, Sabtu (12/12/2020). Jumlah ini memiliki persentase 81,97% dibandingkan total kasus yang mencapai 611.631 orang.

Jumlah pasien sembuh pada hari ini mencapai 4.490 orang, dengan pertambahan kasus baru sebanyak 6.388 orang.

Urutan provinsi dengan kesembuhan harian tertinggi berada di Jawa Barat dengan menambahkan 1.003 kasus sehingga kumulatifnya menjadi 53.642 kasus. Diikuti DKI Jakarta menambahkan pasien sembuh sebanyak 928 kasus dan kumulatifnya mencapai 136.406 kasus.


Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan pentingnya masyarakat mendapatkan vaksinasi dalam masa pandemi, bertujuan agar terciptanya herd immunity atau kekebalan kelompok. Meskipun vaksinasi memberikan kekebalan secara individu, namun terciptanya herd immunity akan melindungi masyarakat yang tidak memperoleh vaksinasi karena alasan tertentu, terlindungi dari paparan penyakit.

"Oleh karena itu, untuk mencapai kekebalan kelompok atau komunitas ini, prinsip gotong royong merupakan hal yang utama. Kekebalan komunitas dapat dicapai, apabila masyarakat yang sehat dan memenuhi kriteria melakukan vaksinasi. Sehingga dengan jumlah yang memadai, maka akan tercipta herd immunity, sekaligus melindungi kelompok-kelompok yang tidak divaksinasi," ujarnya belum lama imi

Dia menegaskan bahwa bahwa satu upaya pengendalian Covid-19 saja, tidak akan efektif jika tidak disertai upaya lainnya yang menutup kekurangan masing-masing dan saling melengkapi. Misalkan, penerapan protokol kesehatan yaitu #pakaimasker, #jagajarak dan #cu tangan atau upaya 3T yaitu testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan) dan treatment (perawatan). Jika hanya mengindahkan satu aspek saja, akan menghasilkan penanganan Covid-19 yang kurang efektif.

"Oleh karena itu perlu adanya kerjasama masyarakat untuk bersungguh-sungguh mengendalikan Covid-19. Langkah vaksinasi tingkat nasional harus tetap diikuti kedisiplinan kita dalam menjalankan kesehatan di setiap kegiatan. Ingat vaksinasi akan berjalan efektif apabila kita secara disiplin menjalankan protokol kesehatan," pesan Wiku.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading