Alugoro, Kapal Selam Buatan RI Awal Cuma Bisa Nyelam 18 Meter

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
10 December 2020 12:18
Kapal Selam Alugoro

Jakarta, CNBC Indonesia - Kapal Selam Alugoro sebentar lagi akan diserahkan PT PAL Indonesia kepada Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Capaian ini menjadikan Indonesia menjadi satu-satunya negara di kawasan Asia Tenggara yang mampu merakit kapal selam.

Proses perakitan Kapal Selam Alugoro yang dibuat oleh PT PAL melalui proses panjang setidaknya dalam kurun waktu 2019-2020. Dua unit sebelumnya sudah diproduksi di Korea Selatan di galangan kapal DSME.

Berikut perjalanan kapal selam rakitan PT PAL Indonesia dalam dua tahun terakhir sampai persiapan dikirim ke Kemenhan sebagai pemesan:


Cuma Menyelam 18 Meter Awalnya

PT PAL Indonesia (Persero) sempat melaksanakan tahapan First Trimming Test Kapal Selam Alugoro pada 24 Oktober 2019 di dermaga kapal selam PT PAL Indonesia (Persero).

Tahapan sangat krusial dalam menguji keseimbangan kapal selam baik di permukaan maupun di bawah permukaan. Kapal Selam Alugoro berhasil memenuhi syarat kestabilan di permukaan dan pada saat menyelam. Tes ini membutuhkan kondisi perairan yang tenang dan memiliki kedalaman antara 15 hingga 18 meter.

Kadep Humas PT PAL Indonesia (Persero) Utario Esna Putra menegaskan bukan berarti kapal selam Alugoro hanya bisa menyelam 18 meter saja di tahap awal. Ia menegaskan tes kedalaman 18 meter di awal-awal hanya untuk uji fungsi saja, bahwa kapal selam berfungsi dengan baik.

"Kapal dari awal memang diset untuk kedalaman sampai 300 meter," kata Utario.

Tembus Kedalaman 250 Meter

Pada 20 Januari 2020, kapal selam Alugoro menjalani tahapan Nominal Diving Depth(NDD) di Perairan Utara Pulau Bali. NDD merupakan bagian dari 53 item Sea Acceptance Test(SAT) Kapal Selam Alugoro.

Tahapan NDD dinyatakan berhasil, Kapal Selam Alugoro berhasil menyelam hingga kedalaman 250 meter. Menurut Kepala Divisi Kapal Selam PT PAL Indonesia (Persero) Satriyo Bintoro tahapan NDD ini sangat penting karena setelah tahapan NDD berhasil dilaksanakan dapat disimpulkan 90% proses pembangunan kapal selam telah berhasil.

Pernah Dimasuki Jokowi

Pada 27 Januari 2020, Presiden Jokowi melakukan Kunjungan Kerja dan Rapat Terbatas Kebijakan Pengembangan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) Dalam Negeri di PT PAL Indonesia (Persero).

Jokowi meninjau dan memasuki kabin Kapal Selam Alugoro serta Fasilitas Produksi Kapal Selam yang dimiliki oleh PT PAL Indonesia (Persero). Jokowi mengapresiasi kerja sama pembuatan kapal selam Alugoro tersebut dan berharap suatu saat Indonesia akan berada dalam satu titik untuk mampu membuatnya secara mandiri.

Sukses Tembus 310 Meter

Pada 4 Maret 2020, Kapal selam Alugoro telah berhasil menjalani tahapan uji Tactical Diving Depth (TDD) hingga kedalaman 310,8 meter di Perairan Utara Pulau Bali. TDD adalah tes kedalaman taktis bagi sebuah Kapal Selam pada kedalaman di bawah layer laut yang sulit dideteksi kapal atas air, TDD merupakan bagian dari 53 item Sea Acceptance Test (SAT) Kapal Selam Alugoro.

Menurut Kepala Divisi Kapal Selam PT PAL Indonesia (Persero) Satriyo Bintoro tahapan TDD ini penting untuk uji kekedapan kapal. Terbukti kapal selam dapat mempertahankan kekedapan pada kedalaman 300 meter dengan tekanan lingkungan pada kedalaman tersebut sebesar 30 bar. 

Sempat "Menghilang"

Proses uji coba kapal selam buatan Indonesia sempat hanya terlacak pada akhir Juli 2020, setelah itu perkembangannya sempat senyap tanpa jejak.
Setidaknya sampai akhir Oktober 2020 kapal selam Alugoro masih menjalani serangkaian tes yang dirahasiakan oleh PT PAL.

Segera Dikirim ke Kemenhan

Hingga awal Desember 2020 Kapal Selam Alugoro berada di galangan kapal PT PAL Surabaya untuk persiapan penyerahan ke Kemenhan.

"Dalam waktu dekat. Insya Allah akan kami kabari," kata Utario Esna Putra.

Kapal Selam buatan RI. (Dok: PT PAL)Foto: Kapal Selam buatan RI. (Dok: PT PAL)
Kapal Selam buatan RI. (Dok: PT PAL)

Kabar kapal selam Alugoro yang diproduksi di PT PAL Indonesia, Surabaya, targetnya harus sudah diserahkan PT PAL ke Kemenhan pada Desember 2020. Pada Senin (7/12), kapal selam ini dikunjungi Kepala TNI Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Yudo Margono saat melakukan kunjungan perdana ke PT PAL Indonesia (Persero) di galangan PT PAL Surabaya. TNI AL merupakan nantinya jad pengguna Kapal Selam Alugoro. Kini kapal selam ini sudah diberi nomor lambung atas 405.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading