China Investor Terbesar RI, Eks Bos KPK: Saya Takut Sekali!

News - Cantika Adinda Putri, CNBC Indonesia
08 December 2020 17:32
Penyidik KPK menunjukan barang bukti uang tunai saat konferensi pers terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) tindak pidana korupsi pada program bantuan sosial di Kementerian Sosial untuk penanganan Covid-19 di Gedung KPK, Jakarta, Minggu (6/12/2020) dini hari. (Dok: Humas KPK)

Jakarta, CNBC Indonesia - Laode M Syarif yang merupakan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (periode 2015-2019) memberikan peringatan kepada pemerintah. Ia ternyata menyoroti ketergantungan Indonesia dengan China.

Menurutnya, China terkenal memiliki 'trick' jahat dalam menjalankan bisnisnya.

Laode tak sembarangan bicara. Ia menunjukkan data berdasarkan US-foreign corrupt practices act, sejak 2011 hingga 2020, China merupakan negara yang licik, karena seringkali melakukan pendanaan tidak benar (improper payments). "Improper pertama itu, adalah China. Disusul Brazil, India, Mexico, Rusia, dan Indonesia. Oleh karena itu, saya takut sekali, ketika China menjadi investor terbesar di Indonesia," jelas Laode dalam sebuah Webinar, Selasa (8/12/2020).


Melihat data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), China menempati negara nomor urut dua investor terbesar Indonesia sepanjang tahun 2019, dengan nilai investasi mencapai US$ 4,7 miliar atau 16,8% dari total investasi ke Indonesia. Proyek yang dibagun oleh Tiongkok di tahun 2019 sebanyak 2.130.

Adapun, realisasi investasi pada Kuartal III-2020, investasi sudah mencatat pertumbuhan positif. Total investasi yang masuk ke tanah air tercatat Rp 209 triliun. Naik 1,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).

Penanaman Modal Asing (PMA) pada periode Juli-September 2020 adalah Rp 106,1 triliun, tumbuh 1,1% YoY. Sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) adalah Rp 102,9 triliun, naik 2,1% YoY.

Pada kuartal III-2020, China pun masih menjadi negara kedua, setelah Singapura. China telah menanamkan investasi di Indonesia, dengan nilai investasi sebesar US$ 1,1 miliar.

Berikut adalah 5 besar negara penyumbang investasi di Indonesia pada kuartal III-2020:

1. Singapura US$ 2,5 miliar
2. Tiongkok US$ 1,1 miliar
3. Jepang US$ 0,9 miliar
4. Hongkong US$ 0,7 miliar
5. Belanda US$ 0,5 miliar

Halaman Selanjutnya >> 'China Ngeri-Ngeri Sedap'

China Ngeri-Ngeri Sedap
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading