Ramalan BI: Ekonomi RI Bisa Tumbuh Hingga 5,8% di 2021

News - Lidya Julita S, CNBC Indonesia
03 December 2020 13:44
Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2020 (Tangkapan Layar Youtube Bank Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo meramal perekonomian Indonesia akan tumbuh di kisaran 4,8%-5,8% di 2021. Apalagi pemulihan ekonomi sudah mulai terlihat sejak akhir tahun ini.

"Pemulihan ekonomi nasional yang tengah berlangsung diperkirakan semakin meningkat. Pada tahun 2021, ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh mencapai 4,8%-5,8%," ujar Perry dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI), Kamis (3/12/2020).

Menurutnya, pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan kinerja ekspor, konsumsi swasta dan pemerintah, serta investasi baik dari belanja modal Pemerintah maupun dari masuknya PMA sebagai respons positif terhadap UU Cipta Kerja. Selain itu mobilitas masyarakat juga akan meningkat sejalan dengan rencana vaksinasi.


"Kami menyambut baik pemerintah yang telah memesan dan akan memulai vaksinasi dalam waktu dekat," kata dia.

Pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah juga diperkirakan akan meningkat, khususnya Jawa serta wilayah Sulawesi-Maluku-Papua.

Lanjutnya, momentum pemulihan ekonomi nasional perlu terus didorong dengan memperkuat sinergi membangun optimisme oleh semua pihak baik Pemerintah (Pusat dan Daerah), Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), perbankan dan berbagai pihak lainnya.

Selain itu, Perry juga menekankan ke depannya, BI akan terus mendukung pemulihan ekonomi nasional melalui stimulus kebijakan moneter yang akan dilanjutkan di tahun 2021. Kebijakan tersebut antara lain ditempuh melalui stabilitas nilai tukar Rupiah hingga melanjutkan pembelian SBN dari pasar perdana untuk pembiayaan APBN Tahun 2021.

"BI juga akan terus mengarahkan seluruh instrumen kebijakan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, yang terkoordinasi erat dengan Pemerintah dan KSSK, dengan tetap menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading