Internasional

Maaf, Singapura Batal Bebas Corona

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
27 November 2020 12:40
Singapura. AP/Yong Teck Lim

Jakarta, CNBC IndonesiaKementerian Kesehatan Singapura mengkonfirmasi adanya kasus penularan virus corona (Covid-19) secara lokal setelah hampir dua minggu. Dalam sebuah pernyataan, pemerintah mengatakan kasus tersebut teridentifikasi di lingkungan masyarakat lokal.

Di sisi lain, muncul ada empat kasus positif dari pelancong yang tiba melakukan karantina mandiri selepas sampai di Singapura. Sementara tidak ada kasus baru di asrama pekerja asing.




Pekan lalu, Singapura memperketat aturan perbatasan bagi para pelancong yang pernah ke Malaysia atau Jepang di tengah maraknya kasus virus corona di negara-negara tersebut.

Semua wisatawan yang pernah ke Malaysia atau Jepang dalam dua minggu terakhir harus memberikan pemberitahuan tinggal di rumah selama 14 hari di fasilitas yang ditentukan. Ini berlaku untuk pelancong yang pernah berada di salah satu negara yang memasuki Singapura setelah 22 November.



Wisatawan yang masuk dari Malaysia setelah 27 November juga harus mengikuti tes Covid-19 dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan, dan harus menunjukkan hasil negatif untuk memasuki Singapura. Persyaratan tes tidak akan berlaku untuk warga negara Singapura atau penduduk tetap.

Hingga saat ini, Singapura telah mengizinkan pelancong dari Malaysia untuk melayani pemberitahuan tinggal di rumah selama tujuh hari di tempat tinggal mereka, sementara pelancong yang datang dari Jepang telah diizinkan untuk menjalani karantina selama dua minggu di rumah.

Menurut data Worldometers per Jumat (27/11/2020), Singapura mencatat 58.195 kasus positif corona, dengan 28 kasus kematian dan 58.104 pasien berhasil sembuh sejauh ini.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading