Geger Pak JK Singgung 'Kekosongan Kepemimpinan'

News - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
23 November 2020 06:15
Jusuf Kalla Foto: Jusuf Kalla (Ari Saputra/Detik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Eks Wakil Presiden RIĀ Jusuf Kalla memiliki penilaian tersendiri perihal fenomena yang melibatkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Menurut dia, semua itu berkaitan dengan kepemimpinan.

Hal itu dipaparkan JK, sapaan akrab Jusuf Kalla, dalam webinar yang diselenggarakan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bertajuk 'Partisipasi Masyarakat Sipil dalam Membangun Demokrasi yang Sehat' pada Jumat (20/11/2020).

"Kenapa masalah Habib Rizieq Shihab, begitu hebat permasalahannya sehingga polisi, tentara, turun tangan, sepertinya kita menghadapi sesuatu yang goncangnya yang ada. Kenapa itu terjadi? ini menurut saya karena ada kekosongan kepemimpinan yang dapat menyerap aspirasi masyarakat secara luas," ujar JK.



Menurut dia, seiring kekosongan kepemimpinan, begitu ada sosok yang karismatik atau berani memberikan alternatif, maka publik mendukung. JK pun bilang kalau fenomena Habib Rizieq merupakan indikator ada proses yang perlu diperbaiki dalam sistem demokrasi tanah air.

"Kenapa ratusan ribu orang itu begitu? Kenapa dia tidak percayai DPR untuk berbicara? Kenapa dia tidak percayai partai-partai khususnya partai Islam untuk mewakili masyarakat itu? Kenapa masyarakat memilih Habib Rizieq untuk menyuarakan dia punya aspirasi? Itu pertanyaan yang sangat penting untuk kita evaluasi, jawab, khususnya PKS dan partai-partai islam lainnya," kata JK.

"Bahwa ada kekosongan sistem atau cara kita berdemokrasi khususnya dalam ideologi keislaman yang kemudian diisi oleh Habib Rizieq. Sehingga kita takut bahwa ini nanti demokrasi akan kembali ke demokrasi katakanlah sistem yang demo-demo macam-macam yang juga tentu merusak sistem," lanjutnya.


Reaksi Kantor Staf Presiden
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading