Ssstt..Diam-diam RI Mau Kembangkan Hidrogen Gantikan BBM

News - Wilda Asmarini, CNBC Indonesia
17 November 2020 18:50
Pandangan umum dari Energy Observer, kapal bertenaga hidrogen yang berlayar dari pelabuhan Amsterdam setelah menguji perangkat baru yang memungkinkannya menghasilkan bahan bakar dari angin, di Amsterdam, Belanda, 20 April 2019. (REUTERS / Eva Plevier)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Indonesia ternyata memiliki rencana untuk mengembangkan salah satu sumber energi baru terbarukan yakni hidrogen. Selama ini perkembangan pemanfaatan hidrogen di Indonesia sebagian besar masih menggunakan sumber energi fosil.

Hal itu terungkap dalam bahan pemaparan Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dadan Kusdiana, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, Senin (17/11/2020).

Berdasarkan data tersebut, harga hidrogen dari sumber energi terbarukan saat ini mencapai sekitar 3,5 Euro per kilo gram (kg). Namun pada 2025 diperkirakan akan turun menjadi sekitar 1,5 Euro per kg.


Di Indonesia, saat ini ada inisiatif dari PT HDF Energi untuk mengembangkan hybrid green hydrogen dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)/ Pembangkit Listrik Tenaga Bayu/ Angin (PLTB) di Pulau Sumba.

Adapun kapasitas pembangkit listriknya sebesar 7-8 mega watt (MW) pada siang hari dari PLTS dan 1-2 MW pada malam hari dari tempat penyimpanan hidrogen (hydrogen storage).

Berdasarkan studi awal disebutkan harga kompetitif dengan Biaya Pokok Produksi (BPP) rata-rata listrik.

Kerja sama pengembangan green hydrogen ini dilakukan antara PT Pertamina (Persero) dan GIZ untuk mengembangkan pilot project green hydrogen dari panas bumi, serta kerja sama BPPT dan Toshiba, Jepang.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading