Titah Jokowi ke Panglima TNI, Kapolri & Tito: Awasi Protokol!

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
16 November 2020 18:33
Sambutan Presiden Jokowi pada ASEAN Business and Investment Summit (ABIS) 2020, 14 November 2020. (Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk menindak secara tegas siapapun pihak-pihak yang melanggar protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah,

Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat memimpin rapat terbatas dengan topik pembahasan Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Istana Merdeka, seperti dikutip melalui laman resmi kepala negara, Senin (16/11/2020).

"Saya minta kepada Kapolri, Panglima TNI, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 untuk menindak secara tegas jika ada yang melanggar pembatasan-pembatasan sosial tersebut berdasarkan peraturan yang ada," kata Jokowi.

"Jadi jangan hanya sekedar imbauan-imbauan saja tapi harus diikuti dengan pengawasan dan penegakan aturan secara konkret di lapangan," tegasnya.

Jokowi menegaskan, agar pengendalian Covid-19 berjalan efektif dibutuhkan kepercayaan masyarakat terhadap apa saja yang dikerjakan pemerintah. Maka dari itu, kepala negara telah memberikan titah khusus kepada jajaran menteri.

"Saya juga minta kepada Menteri Dalam Negeri untuk mengingatkan, kalau perlu menegur kepala daerah baik gubernur, bupati, wali kota untuk bisa memberikan contoh-contoh yang baik bagi masyarakat, jangan malah ikut berkerumun," jelasnya.

Jokowi mengingatkan agar setiap daerah yang sudah memiliki peraturan penegakan kedisiplinan protokol kesehatan agar betul-betul menjalankan kebijakan tersebut secara tegas, konsisten, dan tidak panda bulu.

"Sekali lagi, tugas pemerintah adalah mengambil tindakan hukum, dan ketegasan aparat dalam mendisiplinkan masyarakat terhadap protokol kesehatan adalah keharusan. Keharusan," tegasnya.

Jokowi mengaku cukup senang dengan data-data perkembangan Covid-19 terkini. Mulai dari angka kasus aktif, angka rata-rata kesembuhan, hingga angka rata-rata kematian yang sudah jauh lebih membaik.

"Dan angka-angka yang bagus ini jangan sampai rusak gara-gara kita kehilangan fokus kendali karena tidak berani mengambil tindakan hukum yang tegas di lapangan," katanya.

"Jangan sampai apa yang telah dikerjakan oleh para dokter, para perawat, tenaga medis, paramedis menjadi sia-sia karena pemerintah tidak dapat bertindak tegas untuk sesuatu kegiatan yang bertentangan dengan protokol kesehatan dan peraturan-peraturan yang ada,"

"Kita harus menghargai pengorbanan para dokter, perawat, tenaga medis, paramedis yang telah berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan bekerja keras menyelamatkan pasien dan tidak bertemu keluarga. Saya di lapangan, saya tahu mengenai ini."



[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading