Bye Resesi! Gubernur BI: Ekonomi RI Positif Kuartal IV-2020

News - Cantika Adinda, CNBC Indonesia
16 November 2020 11:17
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam acara Pekan Fintech Nasional 2020 (Tangkapan Layar Youtube Bank Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi kembali ke jalur positif pada kuartal IV-2020 atau di akhir tahun ini. Dengan demikian Indonesia bakal keluar dari zona resesi.

Gubernur Bank Indoneesia (BI), Perry Warjiyo, mengatakan dirinya meyakini ekonomi Indonesia akan terus membaik setelah dua kuartal, yaitu pada kuartal II dan kuartal III tahun ini mengalami kontraksi alias minus.

"Kami meyakini perbaikan ekonomi Indonesia akan terus berlanjut. Pertumbuhan ekonomi akan positif di kuartal IV-2020 dan akan meningkat menjadi 5 persen pada 2021, dan terus naik ke sekitar 6 persen pada kurun waktu 5 tahun mendatang," tutur Perry di Jakarta, Senin (16/11/2020).

Perbaikan ekonomi Indonesia ini, ujar Perry, akan didukung oleh perbaikan konsumsi masyarakat, ekspor, dan investasi. Kemudian, stabilitas sistem keuangan juga terjaga, bahkan menurut Perry, nilai tukar rupiah akan bergerak stabil dan cenderung menguat.



"Inflasi rendah, defisit transaksi berjalan menurun, dan sistem perbankan sehat," lanjutnya.

Perry menyebutkan, BI bersama pemerintah serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terus berkoordinasi erat untuk menjaga ekonomi bergerak positif.

Menurutnya, berbagai program pemulihan ekonomi yang dilakukan pemerintah juga turun membantu ekonomi bergerak positif.

"Komitmen kami tinggi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah kondusif bagi pemulihan ekonomi. Suku bunga acuan diturunkan 1 persen jadi 4 persen, dan kami juga melakukan injeksi likuiditas atau quantitative easing dalam jumlah besar, lebih dari Rp 670 triliun atau 4 persen dari PDB," papar Perry.



[Gambas:Video CNBC]

(wed/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading