Panas! Biden Siap Tuntut Trump Bila Tak Mau Lengser

Thea F, CNBC Indonesia
10 November 2020 18:20
Presiden terpilih Joe Biden
Foto: Presiden AS terpilih Joe Biden berbicara di Wilmington, Del. , Sabtu (7/11/2020). (AP Photo / Andrew Harnik, Pool)

Kantor transisi Biden-Harris telah beroperasi sejak akhir musim panas sesuai dengan undang-undang federal yang mengatur transisi kekuasaan secara damai.

Secara hukum, Administrator GSA Emily Murphy, pejabat administrasi Trump, memegang peran penting meskipun jarang dibahas, yakni dapat menandatangani dokumen penyerahan jutaan dolar dan akses ke ruang kantor dan peralatan untuk memulai tahap transisi terakhir.

Intinya, hal ini berfungsi sebagai pengakuan resmi pemerintah federal atas pemenang dalam pemilihan presiden. Tapi sejauh ini, Murphy tidak bergeming. Sehingga pada Minggu, agensi mengatakan bahwa posisinya belum berubah dan dia belum dapat memastikan pemenang pemilihan presiden.

Sebelumnya, badan tersebut mengatakan Murphy "memastikan calon yang berhasil setelah pemenang jelas berdasarkan proses yang ditetapkan dalam Konstitusi." Ia menambahkan bahwa sejauh ini badan tersebut "telah memenuhi semua persyaratan hukum di bawah (Undang-Undang Transisi Presiden) untuk siklus pemilihan ini dan akan terus melakukannya."

Para ajudan Presiden terpilih Biden mengungkapkan rasa frustrasinya karena Trump menolak untuk menyerah dan menunda transisi. Mereka mencatat bahwa keterlambatan yang jarang terjadi dalam langkah transisi berikutnya berarti tim Biden belum dapat mengakses informasi rahasia untuk keamanan nasional yang ditunjuk.

Ini juga termasuk pemeriksaan latar belakang untuk pejabat pemerintah yang ditunjuk, bekerja dengan Departemen Luar Negeri untuk membantu memfasilitasi panggilan dari para pemimpin asing yang mengungkapkan ucapan selamat, dan akses ke fasilitas yang aman.

Para ajudan juga mencatat bahwa itu berarti Biden dan para pembantunya belum dapat mempelajari rincian lengkap dari Operation Warp Speed, yakni rencana kompleks Pentagon untuk mendistribusikan vaksin Covid-19.

(dru)

Pages

Tags

Related Articles
Recommendation
Most Popular