RI Fix Resesi! Jokowi: PDB Q3 di Kisaran -3%, Investasi -6%

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
02 November 2020 14:25
Arahan Presiden Jokowi pada Sidang Kabinet Paripurna, Istana Negara, 2 November 2020. (Tangkapan Layar Youtube)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkirakan produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada kuartal III-2020 akan kembali mencatatkan minus. Resesi pun semakin di depan mata.

Berbicara di depan jajaran menteri dalam sidang kabinet paripurna, Jokowi mengatakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2020 akan berkisar minus 3%, lebih baik ketimbang realisasi pertumbuhan di kuartal II-2020 minus 5,32%.

"Perkiraan kita di angka minus 3% naik sedikit," kata Jokowi di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/11/2020).



Berdasarkan laporan yang diterima kepala negara, komponen konsumsi rumah tangga dan investasi menjadi salah satu 'biang kerok' jatuhnya pertumbuhan ekonomi. Konsumsi rumah tangga tercatat minus 4%, sementara investasi bahkan anjlok hingga minus 6%.

"Nanti kita tunggu itung-itungan dari BPS. Mungkin 6 minus. Saya sudah wanti-wanti Kepala BKPM (Bahlil Lahadalia) dan Menko Marimves (Luhut Binsar Pandjaitan) paling tidak kuartal ketiga di bawah minus 5%, tapi ternyata belum bisa," ujar Jokowi.

Eks Gubernur DKI Jakarta itu meminta para menteri untuk tidak tinggal diam melihat kondisi sekarang. Kepala negara ingin, persoalan serupa tidak terjadi lagi pada kuartal keempat tahun ini.

"Agar ini dikejar lagi di kuartal keempat, dan di kuartal pertama [2021] Januari, Februari, Maret sudah bergerak lagi," jelasnya.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading