Indonesia Now: Ditinggal Nissan & Chevrolet, Kedatangan Tesla

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
28 October 2020 15:05
A truck loaded with Tesla cars departs the Tesla plant Tuesday, May 12, 2020, in Fremont, Calif. Tesla CEO Elon Musk has emerged as a champion of defying stay-home orders intended to stop the coronavirus from spreading, picking up support as well as critics on social media. Among supporters was President Donald Trump, who on Tuesday tweeted that Tesla's San Francisco Bay Area factory should be allowed to open despite health department orders to stay closed except for basic operations. (AP Photo/Ben Margot)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tak sedikit pabrikan mobil dunia meninggalkan Indonesia, hanya sebatas menutup pabrik atau bahkan hengkang tak berbisnis di Indonesia. Selam lima tahun terakhir, setidaknya ada merek-merek besar yang memilih angkat kaki dari Indonesia.

General Motors (GM) menutup pabrik mobil Chevrolet SPIN di Pondok Ungu, Bekasi, Jawa Barat pada Juni 2015, hingga benar-benar cabut dari Indonesia pada awal 2020.

Produsen mobil asal negeri Paman Sam lainnya, Ford Motor Indonesia (FMI), juga sudah memutuskan hengkang dari Indonesia pada Januari 2016.


Beberapa bulan setelahnya atau pada 14 Oktober 2016 lalu, Mazda Motor Indonesia (MMI) sebagai kepanjangan tangan prinsipal Mazda Motor Corporation (MMC) Jepang, mengumumkan pengalihan bisnis di Indonesia. Kemudian disusul oleh Nissan yang menutup pabrik di Indonesia pada awal 2020, meski masih menjual kendaraan di Indonesia.

Kini, ada Tesla, jadi harapan baru bagi masa depan industri otomotif di Indonesia. Meski baru dikabarkan sebatas tertarik membangun pabrik baterai di Indonesia, kabar ini membuat heboh jagat otomotif dunia.

Berikut jejak perjalanan otomotif Indonesia dalam 5 tahun terakhir dari yang membuat sedih sampai kabar gembira.

Chevrolet Menyerah dan Angkat Kaki
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3 4
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading