Satgas Covid-19: Ada Kenaikan Kasus Signifikan di Jawa Barat

News - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
29 September 2020 18:20
A woman wearing white protective gear, foreground, mourns after taking a glimpse of her husband's body, a victim of COVID 19, at a cremation site in Gauhati, India, Thursday, Sept. 10, 2020. Experts caution that India's outbreak is entering a more dangerous phase as the virus spreads to smaller towns and villages. (AP Photo/Anupam Nath)

Jakarta, CNBC Indonesia- Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan kasus positif Covid-19 selama sepekan bertambah 30.461 orang, atau meningkat 16,4% dibandingkan dengan posisi sebelumnya.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan ada 5 provinsi dengan kenaikan kasus positif Covid-19 tertinggi. Kelimanya adalah Jawa Barat, DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Sumatera Barat dan Jawa Tengah.

"Jabar bertambah 594 kasus minggu lalu dan di minggu ini 1726 kasus. Ini besar dan signifikan," ujar Wiku dalam konferensi pers, Selasa (29/9/2020).


Sementara itu, tuturnya, untuk DKI Jakarta, Kaltim, Sumbar dan Jateng pada minggu lalu tidak masuk dalam 5 besar kenaikan kasus tertinggi, namun di minggu ini masuk dalam 5 besar. "Artinya ada kenaikan kasus signifikan dan perlu menjadi perhatian bersama," ujarnya.

Wiku juga mengatakan Satgas memberikan apresiasi kepada provinsi Banten, Sulawesi Selatan, Riau, dan Papua. Pada minggu lalu kelimanya masuk 5 besar dan berhasil menekan angka kenaikan kasus sehingga keluar dari 5 besar kenaikan kasus tertinggi.

Secara nasional terdapat 4.002 pasien baru pada Selasa (29/9/2020) hari sehingga totalnya menjadi 282.725 orang. Hasil positif tersebut ditemukan dari 37.158 spesimen yang selesai diperiksa pada hari ini dan kemarin.

Pada hari yang sama terdapat 3.567 pasien sembuh sehingga secara akumulasi menjadi 210.437 orang. Sementara itu, kasus kematian bertambah 128 orang sehingga totalnya menjadi 10.601 orang.

Hingga hari ini pandemi Covid-19 telah menginfeksi 497 kabupaten/kota di 34 provinsi di Indonesia. Pemerintah juga masih memantau 132.496 orang yang berstatus suspek Covid-19.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading