Internasional

Gagal Tangani Covid-19, Menkes Republik Ceko Mundur!

News - Thea F, CNBC Indonesia
21 September 2020 15:44
Czech Republic's Health Minister Adam Vojtech speaks with the media as he arrives for an extraordinary meeting of EU health ministers in Brussels to discuss the Covid-19 virus outbreak, Friday, March 6, 2020. Fearing a possible shortage in medicine and protective masks, health ministers from the European Union are trying to boost their collective response to the novel coronavirus outbreak during an emergency meeting. (AP Photo/Virginia Mayo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Kesehatan Republik Ceko, Adam Vojtech mengundurkan diri dari jabatannya pada Senin (21/9/2020) Hal ini dilakukan menyusul munculnya kritik atas caranya dalam menangani wabah virus corona (Covid-19) yang kian melonjak di negara bagian Eropa tersebut.

"Saya sudah menyerahkan pengunduran diri saya kepada Perdana Menteri. Saya ingin memberi ruang baru untuk penyelesaian krisis virus corona," kata Vojtech, dikutip dari Prague Morning.

Dalam pidatonya, Vojtech mengenang pencapaian yang telah ia lakukan selama masa jabatannya, seperti reformasi perawatan psikiatri di negara tersebut.

"Dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun, kami telah mencapai sejumlah perubahan yang sudah selesai atau sudah dimulai. Kami telah meluncurkan resep elektronik dan catatan obat, kami telah menulis undang-undang historis tentang perawatan kesehatan elektronik, kami telah mereformasi perangkat medis," katanya.

Czech Health Minister Adam Vojtech speaks during his press conference in Prague, Sunday, March 1, 2020. Vojtech told journalists the Czech Republic has the first three confirmed cases of the infection caused by the novel coronavirus. (AP Photo,CTK/Roman Vondrous) SLOVAKIA OUTFoto: Adam Vojtech (AP/ROMAN VONDROUS)



"Kami telah menangani Covid selama hampir setengah tahun. Saya adalah Menteri Covid. Rekan-rekan saya dan saya melakukan yang terbaik untuk melindungi warga negara ini. Saya akan mempertahankan kursi saya di Kamar Deputi dan fokus pada bidang perawatan kesehatan."

Vojtech juga menyatakan bahwa selama zamannya, sejumlah perubahan di bidang kesehatan berhasil diselesaikan dan dimulai. "Saya tidak perlu malu," katanya, meskipun pihak oposisi telah berulang kali memintanya mengundurkan diri karena dianggap gagal.

Perdana Menteri Andrej Babis, melalui akun Twitternya, berterima kasih atas kerja Vojtech selama ini. Babis mengatakan bahwa Vojtech dapat dikenang sebagai menteri kesehatan terbaik jika dia tidak menggunakan seluruh energinya untuk melawan pandemi virus corona.

"Terima kasih banyak @adamvojtechano atas pekerjaan yang telah dilakukannya dalam perawatan kesehatan. Dia adalah orang yang baik, jujur, dan pekerja keras. Saya yakin jika dia tidak harus mengerahkan seluruh tenaganya untuk memerangi virus corona, suatu hari dia akan dikenang sebagai Menteri Kesehatan terbaik," cuit @AndrejBabis.

Republik Ceko kini melaporkan percepatan pertumbuhan kasus terkonfirmasi virus corona dalam beberapa pekan terakhir setelah mencabut hampir semua aturan pencegahan Covid-19 selama gelombang pertama pandemi sebelum musim panas tahun ini.

Dalam 14 hari terakhir, terdapat 193 kasus per 100.000 orang di Republik Ceko, menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Sementara menurut data Worldometers, Republik Ceko kini memiliki 49.290 kasus positif, dengan 503 kasus kematian, 24.755 pasien berhasil sembuh, dan 24.032 kasus aktif sejauh ini.



[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading