Jokowi Sudah Terbangkan 'Helikopter Uang', Anda Kecipratan?

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
16 September 2020 17:22
Peninjauan Posko Penanganan Covid-19 Provinsi Aceh, Banda Aceh, 25 Agustus 2020. (Tangkapan layar youtube setpres RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional memaparkan realisasi anggaran penanganan Covid-19 baik di bidang kesehatan, maupun ekonomi.

Catatan Satgas PEN, alokasi anggaran tersebut telah diserap sebesar Rp 240,9 triliun ataiu 34,65% dari target yang ditetapkan. Angka ini diklaim tumbuh 30% dari akhir Juli yaitu Rp 140,4 triliun.

"Satgas ekonomi bertanggung jawab terhadap 4 program," kata Ketua Satgas PEN Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers di Kantor Presiden, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Adapun realisasi program perlindungan sosial mencapai Rp 120,3 triliun atau 59,03% dari target Rp 203,9 triliun. Selain itu, realisasi bantuan untuk UMKM pun sudah mencapai Rp 58,6 triliun atau 47,5% dari target Rp 123,4 triliun.

"Sektoral K/L dan pemerintah daerah, program di sini juga meningkat cukup baik. Kita bisa mencapai 24,46% Tapi pertumbuhannya cukup baik. Realisasi sekitar Rp 26 triliun. Pagu Rp 106,06 triliun," jelasnya.

"Yang masih menunggu adalah pembiayaan koperasi, di antaranya ada beberapa PMN yang mudahan di akhir September ini bisa cair, gelondongannya cukup besar sehingga nanti ada kenaikan signifikan di akhir bulan ini," jelasnya.

Budi mengatakan, pemerintah saat ini fokus mengejar serapan anggaran yang dikelola Satgas PEN sebesar Rp 100 triliun hingga akhir September. Adapun realisasi anggaran yang dikelola PEN saat ini sudah mencapai Rp 87,5 triliun.

"Dan mudah-mudahan itu bisa memberikan dukungan yang cukup untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III," jelasnya.

Berikut realisasi anggaran PEN, seperti dikutip CNBC Indonesia dari data Satgas PEN :

1. Program kartu sembako
Realisasi Rp 30 triliun atau 69,2% dari target Rp 43,6 triliun

2. PKH
Realisasi Rp 29 triliun atau 77,9% dari target Rp 37,4 triliun.

3. Program Bansos tunai dan nontunai
Realisasi Rp 28 triliun atau 71,9% dari target Rp 39,2 triliun

4. BLT dana desa
Realisasi Rp 11 triliun atau Rp 34,4% dari target Rp 31,8 triliun.

5. Program Banpres Produktif
Realisasi Rp 13 triliun atau 66% dari target Rp 22 triliun.

6. Subsidi bunga UMKM
Realisasi Rp 3 triliun atau 7,65% dari target Rp 35 triliun.

7. Program padat karya KL
Realisasi Rp 11 triliun atau 59,5% dari target Rp 18,4 triliun.

8. Subsidi Gaji
Realisasi Rp 8 triliun



[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading