Luhut: PSBB DKI Jakarta Kita Perketat di Spot-spot Tertentu

News - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
15 September 2020 14:27
Petugas dari Polda, Satpol PP, Dishub dan TNI  menggelar Operasi Yustisi bersamaan dengan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB  di Jln Raya Pasar Jumat, Jakarta. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan dan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal TNI Doni Monardo untuk mengawal ketat penanganan Covid-19 di 8 provinsi di tanah air.

Sebab, kedelapan provinsi itu berkontribusi terhadap 75% kasus konfirmasi positif yang hingga Senin (16/9/2020) telah mencapai 221.523.

Tidak hanya dari sisi kesehatan, kedelapan provinsi itu juga berdampak kepada sisi ekonomi. Kedelapan provinsi itu antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan.



"Ada 8 titik yang menjadi masalah dalam ekonomi kita. Ini kita fokus agar rebound lebih cepat," kata Luhut dalam acara Sarasehan Virtual 100 Ekonom: Transformasi Ekonomi Indonesia Menuju Negara Maju dan Berdaya Saing yang ditayangkan langsung CNBC Indonesia, Selasa (15/9/2020).

Khusus untuk DKI Jakarta, dilakukan pengetatan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Luhut menyebut itu merupakan hasil koordinasi dengan pemerintah pusat.

"DKI sekarang kita lakukan PSBB yang diperketat di spot-spot tertentu, nggak seluruhnya. Itu polanya kita lakukan di Jabar, Jateng, Jatim. Misalnya Semarang di titik mana," ujar Luhut.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading