Korean Central News Agency/Korea News Service via AP,
CNBC Indonesia
06 September 2020 20:25
Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) mengatakan lebih dari 1.000 rumah hancur di daerah pesisir Provinsi Hamgyong Selatan dan Utara, Korea Utara.
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (tengah) berbicara dengan para pejabat saat mengunjungi daerah yang rusak akibat topan Maysak di provinsi Hamgyong Selatan, Korea Utara, Sabtu (5/9/2020). Ia juga mengganti ketua partai di provinsi itu, demikian laporan Kantor Berita KCNA. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)
Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) mengatakan lebih dari 1.000 rumah hancur di daerah pesisir provinsi Hamgyong Selatan dan Utara. Juga melaporkan bahwa lahan pertanian dan beberapa bangunan umum ikut terendam. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)
Kim memerintahkan 12.000 anggota pejabat pemerintahan untuk memimpin upaya pemulihan pascabencana. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)
Kim memimpin pertemuan komite kebijakan eksekutif untuk membahas upaya pemulihan di area terdampak topan yang memusatkan pembahasan pada langkah-langkah terperinci, seperti pengiriman pekerja bangunan ke area tersebut, disertai dengan rancangan dan pengiriman material. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)
Usai pertemuan, Kim lalu memberhentikan ketua komite partai provinsi Hamgyong Selatan dari jabatannya dan mengganti dengan orang baru. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)
Topan Maysak menghantam semenanjung Korea pada hari Kamis. Di Korea Selatan, setidaknya dua orang tewas dan ribuan rumah tanpa listrik. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)