Prabowo Penuhi Janji Jokowi: Tukin TNI Naik 80% & Rumah Dinas

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
20 August 2020 10:26
Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto  meninjau pembangunan peningkatan jaringan reklamasi rawa di Tahai Baru, Kabupaten Pulang Pisau, Kamis (9/7/2020). (Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

Jakarta, CNBC Indonesia - Tunjangan kinerja (Tukin) prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) bakal naik sebesar 80% di tahun 2021 mendatang. Kenaikan tersebut dialokasikan dalam pagu anggaran TA 2021 Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Di bawah Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, pada tahun 2021 Kemenhan mendapatkan total rencana alokasi sebesar Rp 136,9 triliun. Pagu anggaran tersebut telah memperhitungkan antara lain alokasi untuk belanja pegawai.

"Karena adanya rencana kenaikan tunjangan kinerja sebesar 80 persen sesuai janji Presiden RI [Joko Widodo] saat pidato di acara HUT TNI ke-74," demikian bunyi penjelasan yang dikutip CNBC Indonesia, Kamis (20/8/20), dari dokumen Buku III Himpunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA/KL) Tahun Anggaran 2021.


Disebutkan pula, sejak tahun 2016 hingga 2019, anggaran Kemenhan mengalami peningkatan setiap tahun. Adapun kinerja penyerapan anggaran secara kumulatif terealisasi sebesar 93% dari total pagu DIPA (Daftar Isian Pelaksana Anggaran).

Rincinya, kinerja penyerapan belanja pegawai terserap hingga 99% dan penyerapan anggaran belanja barang 97%. Sedangkan kinerja penyerapan anggaran belanja modal hanya sekitar 87% dari yang dialokasikan.

Tahun 2020, pagu DIPA Kemenhan yang tercantum dalam Perpres 72/2020 yaitu Rp117,9 triliun, terdiri atas belanja pegawai sebesar Rp 53 triliun, Belanja Barang sebesar Rp 30,5 triliun, dan Belanja Modal sebesar Rp 34,3 triliun.

Di tahun 2021, peningkatan kesejahteraan memang menjadi salah satu output dari anggaran Kemenhan. Dalam dokumen tersebut, Kemenhan juga berencana melakukan pembangunan rumah dinas bagi prajurit, sebagai yang tercatat sebagai salah satu output tadi.

"Peningkatan kesejahteraan prajurit yaitu pembangunan rumah dinas prajurit sebesar Rp 964,5 miliar yang berasal dari sumber dana SBSN [surat berharga syariah negara]."

Rincian anggaran dalam Himpunan RKA K/L TA 2021 dimungkinkan berubah sesuai dengan kesepakatan hasil pembahasan Nota Keuangan dan RAPBN TA 2021 antara Pemerintah bersama DPR.

Hasil pembahasan rincian anggaran tersebut, selanjutnya akan dituangkan dalam Lampiran Peraturan Presiden tentang Rincian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara TA 2021, yang akan ditetapkan melalui Peraturan Presiden selambat- lambatnya pada bulan November 2020.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkomitmen terus meningkatkan kesejahteraan prajurit. Jokowi sempat berjanji meningkatkan tunjangan kinerja TNI pada 2020.

"Pemerintah terus mengupayakan kredit perumahan untuk prajurit hingga jangka waktu 30 tahun dan akan meningkatkan tunjangan kinerja TNI menjadi 80 persen di tahun 2020," kata kata Jokowi dalam peringatan HUT ke-74 TNI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (5/10/2019).

Jokowi mengatakan cita-cita Indonesia untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi di dunia harus didukung TNI yang kuat. Karena itu, kata Jokowi, pemerintah akan mendorong belanja pertahanan yang memanfaatkan teknologi tinggi.

"Alutsista yang digunakan TNI harus semakin maju dan SDM TNI harus semakin tangguh dan adaptif dan berjiwa sapta marga," ujar Kepala Negara.


[Gambas:Video CNBC]

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading