Ssst... Ini yang Tengah Diincar Pajaknya oleh Sri Mulyani

News - Herdaru P, CNBC Indonesia
18 August 2020 20:20
Indonesian Finance Minister Sri Mulyani Indrawati gestures during a panel discussion in Nairobi, Kenya January 25, 2018. REUTERS/Thomas Mukoya

Jakarta, CNBC Indonesia - Pada tahun 2020, penerimaan perpajakan diperkirakan mencapai sebesar Rp 1.404 triliun atau terkontraksi sebesar 9,2% dibandingkan tahun 2019.

Penurunan kinerja penerimaan perpajakan ini merupakan dampak pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun 2020 yang menyebabkan perlambatan baik di sisi perekonomian global maupun domestik.

Kondisi ini sangat berpengaruh pada menurunnya penerimaan perpajakan, khususnya penerimaan yang berkaitan dengan dunia usaha dan aktivitas perdagangan internasional khususnya aktivitas ekspor impor.


Dalam Nota Keuangan 2021 & RAPBN seperti dikutip CNBC Indonesia, Selasa (18/8/2020), dalam rangka merespons ketidakpastian akibat pandemi Covid-19 di tahun 2020 tersebut, Pemerintah melakukan langkah-langkah yang luar biasa termasuk di bidang perpajakan dalam penanganan Covid-19 sekaligus akselerasi pemulihan sosial-ekonomi.

Kebijakan yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Sri Mulyani Indrawati selaku Menteri Keuangan ini memberikan dukungan baik untuk dukungan kesehatan, social safety net, maupun dunia usaha termasuk UMKM.

Dukungan kesehatan dilakukan terutama melalui pemberian insentif pajak penghasilan terkait honor tenaga medis yang terlibat dalam penanganan Covid-19 serta pemberian fasilitas perpajakan untuk pengadaan alat kesehatan dan obat-obatan. Dalam rangka memberikan dukungan terhadap dunia usaha, insentif perpajakan diberikan baik melalui insentif pajak penghasilan, pajak pertambahan nilai, kepabeanan dan cukai, serta relaksasi prosedural.

HALAMAN SELANJUTNYA >> Lalu Apa yang Diincar untuk Genjot Penerimaan?

Lalu Apa yang Diincar untuk Genjot Penerimaan?
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading