Banyak Keluhan ke PLN, Begini Respons Sang Big Boss

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
12 August 2020 18:40
PLN Tetap Siaga Menjaga Pasokan Listrik Masyarakat, Di Tengah Menghadapi Covid-19. Dok.PLN

Jakarta, CNBC Indonesia - Banyaknya keluhan masyarakat terkait pelayanan PT PLN (Persero), baik terkait tagihan maupun pemadaman listrik, di sejumlah media sosial belakangan ini turut dikomentari Direktur Utama Perseroan.

Zulkifli Zaini, Direktur Utama PLN, dalam sebuah diskusi virtual pada Rabu (12/08/2020) menjelaskan bahwa pelanggan PLN saat ini mencapai 76,6 juta. Sementara yang mengeluh di sosial media jumlahnya tidak seberapa besar bila dibandingkan dengan total jumlah pelanggan perseroan.

"Kalau di medsos (media sosial) ada 5-10 complaint (keluhan), complaint itu hanya dari 76,6 juta pelanggan kami. Kami tidak defensif, tapi kami ingin mengatakan bahwa jumlah pelanggan kami luar biasa besarnya, sehingga kemungkinan ada beberapa orang pelanggan yang tidak puas dan menyampaikan ketidakpuasannya di medsos, kami terima dengan lapang dada, karena kami tahu 76 juta yang lain tidak complaint," jelasnya.


Besarnya jumlah pelanggan perseroan ini menurutnya menjadi kekuatan perusahaan. Namun, di sisi lain dia mengakui terdapat tantangan terbatasnya pengetahuan tentang pelanggan dan pemahaman tentang prioritas mereka.

Namun ke depannya, menurutnya perusahaan akan terus berupaya memperbaiki pelayanan kepada pelanggan. Apalagi untuk mewujudkan visi menjadi perusahaan listrik terbaik di Asia Tenggara, maka perusahaan harus fokus pada kepuasan pelanggan.

"Tidak mungkin jualan tapi servis buruk, jadi yang kita perbaiki no.1 di PLN adalah bagaimana kita memastikan customer experience (tingkat kepuasan pelanggan) meningkat dari waktu ke waktu. Kita tingkatkan keandalan listrik kita," paparnya.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu sempat beredar keluhan pelanggan PLN dengan tagihan listrik mencapai Rp 19 juta untuk listrik berdaya 900 Volt Ampere (VA). Namun setelah setelah dicek lebih lanjut tagihan riil pelanggan tersebut hanya sekitar Rp 1 juta.


[Gambas:Video CNBC]

(dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading