Harga Batubara Acuan Agustus US$ 50,34/Ton, Produksi Gimana?

News - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
12 August 2020 12:44
Labourers load coal on trucks at Bari Brahamina in Jammu May 20, 2010. REUTERS/Mukesh Gupta/Files

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga Batubara Acuan (HBA) Indonesia terus mengalami penurunan sejak April hingga Agustus ini. Terbaru, HBA Agustus hanya sebesar US$ 50,34 per ton, turun dari Juli US$ 52,16 per ton.

Adapun HBA Juli juga turun dari harga satu bulan sebelumnya yang sebesar US$ 52,98 per ton. Sedangkan posisi HBA tertinggi pada tahun ini terjadi pada Maret yang mencapai US$ 67,08 per ton.

Terus menurunnya HBA ini tak terlepas dari turunnya harga batubara di pasar internasional di mana HBA mengacu pada empat indeks, yaitu Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platt's 5900.



Turunnya permintaan batubara dari pasar global karena imbas pandemi Covid-19 juga disinyalir menjadi penyebab penurunan harga batubara acuan ini. Lalu, bagaimana dampak ke produksi batubara nasional?

Berdasarkan data dari Minerba One Data Indonesia (MODI) Situs Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral per Rabu (12/08/2020), realisasi produksi batubara Indonesia hingga Juli 2020 mencapai 322,9 juta ton atau 58,7% dari target produksi tahun ini yang dipatok 550 juta ton.

Meski sudah melampaui separuh target, produksi batubara pada Juli terlihat masih lebih rendah dari Juni 2020. Realisasi produksi batubara pada Juli tercatat sebesar 41,11 juta ton, lebih rendah dibandingkan Juni 46,36 juta ton.

Berikut perincian data produksi bulanan batubara Indonesia selama Januari-Juli 2020 per 12 Agustus 2020:

1. Produksi Batubara Januari 2020 : 51,27 juta ton
2. Produksi Batubara Februari 2020 : 46,84 juta ton
3. Produksi Batubara Maret 2020 : 51,52 juta ton
4. Produksi Batubara April 2020 : 44,06 juta ton
5. Produksi Batubara Mei 2020 : 41,74 juta ton
6. Produksi Batubara Juni 2020 : 46,36 juta ton
7. Produksi Batubara Juli 2020 : 41,11 juta ton



[Gambas:Video CNBC]

(Wilda Asmarini/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading