Tolong Jangan Cuek, Kasus Covid-19 di Dunia Tembus 17,7 Juta

News - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
01 August 2020 14:34
A health worker takes a moment after screening people  for COVID-19 at Dharavi slum in Mumbai, India, Wednesday, June 24, 2020. India is the fourth hardest-hit country by the pandemic in the world after the U.S., Russia and Brazil. (AP Photo/Rajanish Kakade) Foto: Wabah Corona di India (AP/Rajanish Kakade)

Jakarta, CNBC Indonesia- Kasus Covid-19 di dunia mencapai 17,77 juta, dengan kasus yang masih aktif atau dalam perawatan mencapai 5,9 juta orang. Pada 31 Juli 2020, data pemetaan satelit Center for Systems Science and Engineering (CSSE) Johns Hopkins University, mencatat ada penambahan kasus corona di dunia mencapai 289.414 orang dalam satu hari, sementara kasus meninggal bertambah 6.430 orang.

Selain dari kasus aktif yang ada saat ini sebanyak 99% penderita Covid-19 atau 5,8 juta orang berada dalam kondisi ringan, dan 1% atau 65 ribu orang dalam kondisi kritis. Dari jumlah total kasus ini angka kematian akibat virus corona di dunia mencapai 683 ribu orang.

Amerika serikat masih menjadi epicentrum corona di dunia dengan penambahan kasus baru sebanyak 68.569 orang, sehingga total kasus 4,63 juta orang. Sementara penambahan kasus kematian bertambah 1.465 orang sehingga total kematian di negeri paman sam mencapai 155.285 orang.


Sementara di urutan kedua penambahan kasus corona terbanyak juga berasal dari benua Amerika, yakni Brazil. Dengan penambahan 59.271 orang sehingga total kasusnya mencapai 2,61 juta orang dan penambahan kasus meninggal 1.189 orang sehingga totalnya 91.377 orang.

Sebelumnya India melaporkan jumlah kasus positif Corona sebanyak 55.078 kasus. Jumlah ini merupakan rekor harian tertinggi pada Jumat (31/7/2020) dengan kasus positif secara akumulasi nasional mencapai 1,64 juta kasus.Selain itu India juga mencatat penambahan kasus baru sebanyak 54.966 orang sehingga total kasusnya mencapai 1,63 juta orang. Meski India mencatatkan total kasus di urutan ketiga dan penambahan kasus kematian sebanyak 783 orang, namun jumlah kematian di India sebanyak 35.876 orang, masih di bawah Inggris sebanyak 45.999 dan Meksiko 45.361 orang.

Peningkatan kasus positif di India terus meningkat setelah pemerintah melonggarkan pembatasan sosial untuk memulihkan kembali perekonomian India. Baru-baru ini, India juga mengumumkan pembukaan kembali pembukaan pusat kebugaran dan yoga serta menghilangkan pembatasan pergerakan orang dan barang.

"Infeksi melonjak sebesar 55.078 dalam 24 jam terakhir, sementara jumlah kematian meningkat 779 menjadi 35.747," tulis laporan Reuters, Jumat (31/7/2020), mengacu data Kementerian Kesehatan setempat.

Kementerian Kesehatan India juga mengatakan akan meningkatkan kapasitas uji spesimen di negara itu menjadi 1 juta uji virus korona per hari dalam jangka menengah, dari rekor pengujian terhadap 600.000 spesimen pada hari Jumat.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading