Internasional

Heboh Pangeran Arab Meninggal, 150 Keluarga Raja Kena Corona

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
01 July 2020 13:17
Flags of Saudi Arabia and China are hung in front of Tiananmen Gate before Saudi Crown Prince Mohammed bin Salman's visit to Beijing, China February 21, 2019. REUTERS/Jason Lee Foto: Bendera Arab Saudi dan Cina digantung di depan Gerbang Tiananmen sebelum kunjungan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman ke Beijing, Cina 21 Februari 2019. REUTERS / Jason Lee

Jakarta, CNBC Indonesia - Dua pangeran Arab Saudi meninggal dalam satu bulan ini. Mereka adalah Pangeran Bandar bin Saad bin Mohammad bin Abdulaziz dan Pangeran Saud bin Abdullah bin Faisal bin Abdulaziz Al Saud.

Dalam pernyataan pers-nya, Saudi Press Agency, hanya menyebut keduanya meninggal dunia dan dikuburkan di Riyadh. tak ada konfirmasi lagi soal apa penyakit yang diderita.



Hal ini akhirnya menimbulkan sejumlah spekulasi. Termasuk keduanya meninggal karena Covid-19.

Apalagi sebelumnya Saudi Leaks melaporkan seorang dokter bernama Dr Nezar Bahabri membenarkan ada 1.200 kasus infeksi di kerjaan. Sejumlah anggota kerjaan bahkan disebut memiliki gejala berat dan menggunakan ventilator.

Hal senada juga sempat ditulis The New York Times. Bahkan, ada 150 bangsawan kerajaan yang tertular virus ini.

Ini dilengkapi dengan info bahwa Rumah Sakit Spesialis King Faisal mengirimkan memo internal berisi "siaga tinggi" pada para staf. "Arahan harus siap untuk V.I.P. dari seluruh negara," tulis email yang dikirimkan April lalu.

"Kita tidak tahu berapa banyak kasus yang akan kita dapatkan tetapi waspada ... semua pasien kronis harus dipindahkan secepatnya ... kasus mendesak 'utama' yang akan diterima," lanjut email tersebut.

Jika keluarga kerajaan dirawat di sana, maka anggota staf yang sakit akan dirawat di rumah sakit lain. Pihak RS akan mendahulukan kapasitas ruangan bagi para bangsawan.

Raja Salman yang kini berusia 84 tahun, sudah mengasingkan diri ke istana di pulau dekat Jeddah. Sedangkan Putra Mahkota Mohammad bin Salman berada di resor terpencil dekat Neom, di Barat Laut Saudi.




Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel memberikan pernyataan. Ia mengatakan, penyebab kematian Pangeran Bandar bukan karena terpapar virus corona baru penyebab Covid-19.

"Sakit biasa," ujarnya saat dihubungi melalui pesan singkat oleh CNBC Indonesia pada Selasa (30/6/2020).

Ia menambahkan jika tidak ada info detail lebih lanjut mengenai penyakit yang diderita Pangeran Bandar. Namun terkait Pangeran Saud bin Abdullah bin Faisal bin Abdulaziz Al Saud, ia mengatakan tidak mengetahui penyebabnya.

"Info dari Diwan Malaki (royal court) hanya menyampaikan wafatnya saja... Tidak ada penjelasan sakit apa," jawabnya.


Saksikan video terkait di bawah ini:

Kasus Positif Covid-19 di AS Capai 2,6 Juta Kasus


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading