Ini Strategi Adhi Pertahankan Produktivitas di New Normal

News - dob, CNBC Indonesia
01 July 2020 13:00
gedung adhi Foto: ist

Jakarta, CNBC Indonesia- Bersamaan dengan pemberlakuan era kenormalan baru atau new normal pada lokasi perkantoran, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) juga tak lupa untuk menerapkan protokol baru di seluruh area proyek.

New Normal sendiri merupakan perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal, namun dengan ditambahkan penerapan protokol kesehatan, guna mencegah terjadinya penularan dari virus COVID-19.

"Dengan kata lain, seluruh proyek yang ada akan terus berjalan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan Perusahaan," ujar Corporate Secretary ADHI, Parwanto Noegroho Rabu (1/7/2020).


Selain di area kantor, tuturnya, ADHI juga melakukan protokol kesehatan di area kerja, seperti pabrik dan proyek. Sebelum memasuki area kerja, seluruh pekerja wajib melakukan berbagai pemeriksaan, mulai dari pemeriksaan kebersihan diri, kelengkapan alat pelindung diri (APD) yang disesuaikan dengan lokasi kerja dan jenis pekerjaan, serta pemeriksaan kesehatan, seperti suhu tubuh, keseimbangan, tekanan darah dan cek alkohol.

"Pemakaian APD memiliki kriteria yang beragam. Ketika berada di dalam ruangan, seluruh pekerja wajib menggunakan masker, seragam proyek hingga sepatu keselamatan proyek. Ketika berada di luar ruangan, seluruh pekerja wajib menggunakan APD tambahan, seperti sarung tangan kerja, rompi, face shield atau penutup wajah, serta APD lain yang disesuaikan dengan pekerjaannya," ujarnya.

Selanjutnya, seluruh pekerja juga diwajibkan melakukan senam kebugaran sebelum memulai aktivitas. Seluruh kantor, pabrik dan proyek yang dimiliki ADHI, kini telah memiliki unit kesehatan kerja (UKK) yang memiliki fasilitas penunjang, seperti dokter dan perawat, obat-obatan, oksigen, tandu, hingga alat pelindung diri medis, seperti face shield, baju hazmat, masker N95, sarung tangan lateks dan lain-lain.

"Seluruh karyawan, baik di kantor dan di lapangan, wajib melakukan pemeriksaan kesehatan, minimal 2 minggu sekali. Terlebih di tiap area kantor dan proyek, terdapat pula ruang isolasi, untuk para karyawan yang memiliki gejala dari virus COVID-19. Ruangan ini memiliki akses berbeda dengan akses umum, serta memiliki ventilasi yang cukup dan diarahkan langsung ke luar proyek," ujarnya.

Selanjutnya, tutur dia, kegiatan disinfeksi juga selalu dilakukan di setiap ruangan setiap harinya. Pengaturan untuk tetap menjaga jarak, juga tetap dilakukan di area proyek dengan memasang berbagai penanda di tempat kerja, area pekerjaan proyek, passenger hoist, hingga mess atau barak pekerja.

Mess pekerja telah disiapkan, berupa tempat tinggal yang layak dengan batas antar tempat tidur minimal 1 meter dengan sekat penghalang minimal memiliki tinggi 120 cm. Setiap kamar memiliki dinding yang memadai dan setiap tempat tinggal memiliki halaman bersih serta tempat cuci yang memadai dengan air mengalir dan sabun.

"Segala bentuk protokol kesehatan dilakukan ADHI sebagai bentuk upaya dalam menekan penyebaran virus COVID-19 di seluruh lingkungan kerja," ujarnya.

Saksikan video terkait di bawah ini:

Kim Jong Un Klaim Setop Penyebaran Corona di Korut


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading