Internasional

Bergelimang Harta, Kim Jong Un Disebut Punya Bisnis Haram Ini

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
01 July 2020 14:52
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melambai pada saat kedatangannya di kota perbatasan dengan China di Dong Dang, Vietnam, 26 Februari 2019. (REUTERS / Stringer) Foto: Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melambai pada saat kedatangannya di kota perbatasan dengan China di Dong Dang, Vietnam, 26 Februari 2019. (REUTERS / Stringer)

Jakarta, CNBC Indonesia - Segala hal terkaitĀ Diktator Korea Utara Kim Jong-un biasanya selalu rahasia dan tersembunyi. Namun, sebuah kabar mengungkapkan bahwa Kim merupakan pimpinan dari gembong kriminal yang biasa melakukan perdagangan senjata, penyelundupan obat-obatan terlarang dan perdagangan manusia.

Kim yang menjalin hubungan cinta-benci dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, disebut mendapat jutaan dari organisasi rahasia Office 39.


Menurut para ahli, jaringan penyelundupan itu menjadi cara Kim untuk menghindari sanksi saat melakukan ekspor-impor barang-barang tertentu dari dan ke negara itu.

Jaringan itu sendiri didirikan oleh ayah Kim, Kim Jong-il, pada tahun 1974, sebagaimana dilaporkan Mirror.

"Tanpa itu, diktator Korea Utara tidak akan bisa menjalani kehidupan mewahnya sementara penduduk lainnya menghadapi kemiskinan dan kelaparan." tulis media tersebut.

Kabar itu telah dibenarkan oleh David Maxwell, mantan kolonel dan pakar Pasukan Khusus Angkatan Darat AS untuk Korea Utara.

"Di mana menurut Anda Kim mendapatkan cognac, Mercedes dan jam tangan Rolex?" katanya kepada New York Post.

"Semua uang untuk membeli barang itu berasal dari Office 39."

Selain Maxwell, seorang spesialis Asia di Park Strategies di New York yang bernama Sean King juga mengakui kabar tersebut. "The Kims seperti keluarga kriminal terorganisir yang menyamar sebagai pemimpin suatu negara." jelasnya kepada surat kabar itu.

"Kedutaan besar Korea Utara di seluruh dunia didirikan seperti perusahaan penjahat multinasional."

Beberapa kegiatan terlarang yang dilakukan Office 39 di antaranya adalah kerja paksa, pemalsuan, penyelundupan emas, penjualan narkoba dan penjualan senjata.

Basis rahasia dari Office 39 disebut berada di ibukota Pyongyang, dan para diplomat dikirim ke seluruh dunia untuk melakukan kegiatan ilegal.

Selain Kim, suami dari Kim Yo Jong, saudara perempuan Kim, juga diyakini bekerja untuk Office 39.

Saksikan video terkait di bawah ini:

Kim Jong Un Klaim Setop Penyebaran Corona di Korut


(res)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading