Beli Pesawat di 2021, Prabowo Pilih Sukhoi, Rafale atau F-16?

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
01 July 2020 12:42
A Rafale fighter jet lands on deck of the French aircraft carrier Charles de Gaulle, off the coast of the city of Hyeyres, southern France, Thursday, Jan. 23, 2020. France deploys the Charles de Gaulle aircraft carrier for a three-month mission to support International military operations in the Middle East, French President Emmanuel Macron said. (Philippe Lopez/Pool Photo via AP) Foto: Pesawat Milliter Prancis Rafale (AP/Philippe Lopez)

Jakarta, CNBC indonesia - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto telah mengajukan rencana besar untuk mencapai target prioritas pembangunan nasional di bidang pertahanan untuk tahun 2021 mendatang.

Salah satu yang paling menonjol adalah program modernisasi alutsista dan non alutsista dan sarana dan prasarana pertahanan. Program ini telah tertuang dalam dokumen Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2021.

Dalam dokumen bertajuk Percepatan Pemulihan Ekonomi dan Penguatan Reformasi, seperti dikutip CNBC Indonesia, Rabu (1/7/2020), ada beberapa sasaran output strategis Kementerian Pertahanan pada tahun 2021.


Salah satu yang menarik, adalah adanya dukungan pengadaan atau penggantian pesawat udara dan lainnya sebanyak 4 unit. Apakah ini berkaitan dengan rencana pembelian unit Sukhoi Su-35? Dassault Rafale dari Prancis? atau jangan-jangan F-16 dari AS?

Sebagai informasi, Prabowo sebelumnya kembali melakukan kunjungan kerja ke Moskow, Rusia. Ini merupakan kunjungan pertama sang Menteri selepas pandemi virus corona (Covid-19) menghambat dunia.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo menemui Wakil Menteri Pertahanan Rusia Colonel General Alexander Formin di Kantor Kementerian Pertahanan Rusia, pada Selasa (23/6/2020), waktu setempat.

"Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membicarakan hubungan bilateral dan kerja sama di berbagai bidang, termasuk pendidikan, latihan bersama, serta kerja sama industri pertahanan," tulis keterangan resmi otoritas pertahanan RI.

Duta Besar Indonesia untuk Rusia Wahid Supriyadi sebelumnya memang telah membantah pertemuan Prabowo dan Formin membahas secara detail rencana pembelian 11 unit Sukhoi Su-35 senilai US$ 1,14 miliar.

Namun, patut digarisbawahi ini merupakan kunjungan kedua Prabowo ke Rusia dalam kurun waktu 6 bulan terakhir.

Pada awal 2020, tepatnya akhir 2020 sebelum munculnya pandemi, Prabowo sempat melakukan kunjungan kerja ke Rusia. Dalam kunjungan tersebut, Prabowo menemui Shoygu di Kantor Kementerian Pertahanan Rusia.

Kemudian pada Mei, tersiar kabar dari laman stasiun televisi milik Kementerian Pertahanan Rusia, Zvezda, Rosoboronexport - perwakilan negara untuk ekspor dan impor teknologi pertahanan Rusia - merilis informasi terkait Sukhoi Su-35.

Pwerusahaan tersebut meyakinkan mampu memenuhi kebutuhan Indonesia akan pesawat tempur multiguna tersebut. Tak hanya itu, Rosoboronexport bahkan menjanjikan siap memenuhi apapun permintaan Indonesia terkait Sukhoi Su-35.

Rosoboronexport bahkan menyinggung Amerika Serikat yang dianggap menekan negara-negara lain, termasuk Indonesia untuk membatalkan akusisi Sukhoi Su-35 yang dianggap sebagai sebuah manifestasi dari kompetisi yang tidak adil.


(dru/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading