Jokowi ke Batang, Kejar Obrolan Trump Soal Pabrik AS Pindah?

News - Ferry Sandi , CNBC Indonesia
30 June 2020 12:14
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Menko Perekonomian Darmin Nasution (kedua kanan), Menkeu Sri Mulyani (kanan) dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso (kedua kiri) menyampaikan paparan dihadapan pimpinan bank umum di Indonesia, di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/3). Presiden mendorong bank-bank BUMN dan swasta di Indonesia untuk dapat bersaing dengan bank asing serta melakukan inovasi dan berani mengambil resiko. (Foto : Setpres RI) Foto: Setpres RI

Jakarta, CNBC Indonesia - Rencana perubahan fokus calon lokasi relokasi pabrik-pabrik AS dari China ke kawasan industri dari Brebes ke wilayah Batang bakal menjadi kenyataan. Sejumlah persiapan sudah mulai dilakukan, mulai dari pemantauan lapangan hingga kesiapan dari lahan yang akan ditempati.

Presiden Jokowi dalam lawatannya hari ini ke Jawa Tengah disebut bakal melihat kesiapan lahan baru yang direncanakan menjadi kawasan industri untuk relokasi pabrik-pabrik AS.

"Hari ini kan Presiden ke sana, Batang," kata Staf Menteri Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga kepada CNBC Indonesia, Selasa (30/6).


Dalam beberapa waktu terakhir, proyek pengembangan kawasan industri di Brebes mengalami kendala pembebasan lahan. Menteri Badan Usaha Miliki Negara (BUMN) Erick Thohir sempat memberi sinyal kandidat lokasi relokasi pabrik AS akan dipindahkannya ke wilayah Batang, yang lokasinya jauh dari Brebes.

"Justru kita yang mengusulkan pindah ke Batang," sebut Arya.

Namun, mengenai siapa operator yang bakal ditunjuk menjadi pengelola kawasan, Arya belum menyebutkan secara rinci.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono belakangan hanya menyebut kawasan Kabupaten Batang sebagai lokasi relokasi pabrik-pabrik AS dari China ke Indonesia, bukan Brebes.

"Kita siapkan 4.000 hektare di Batang, kawasan industri karena mau ada pindahan dari Tiongkok itu kan, yang kemarin kita nggak dapat apa-apa, sekarang kita siapkan 4.000 hektare di Batang di tanah PTPN IX," kata Basuki.

Namun, lokasi baru seperti Batang ternyata tak menjamin bebas dari persoalan lahan, ada 4.000 haktare, lahan milik PTPN IX belum bisa dibebaskan, bahkan sempat membuat Presiden Jokowi marah.

"Pak Presiden marah-marah ini PTPN punya jutaan hektar minta 4.000 saja ewel, kita kalah bersaing, ini kan saling bersaing memberikan service," kata Basuki dalam video conference, Sabtu (27/6/2020).

Berdasarkan jadwal acara yang diterima CNBC Indonesia, terkait kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Jawa Tengah, memang ada agenda kunjungan ke Batang. 

Jokowi dan rombongan dijadwalkan menuju Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang Tempat rencana pengembangan kawasan industri, juga akan menuju industri padat karya Kabupaten Batang.

Kawasan industri Brebes (KIB) salah kandidat lokasi untuk relokasi pabrik-pabrik AS yang pindah dari China. Presiden Jokowi dan Donald Trump sempat membahas rencana relokasi ini beberapa waktu lalu. Namun, belakangan pemerintah menyebut wilayah Batang Jawa Tengah sebagai kandidat lokasi lainnya.

Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan kali pertama yang mengungkapkan rencana relokasi pabrik-pabrik AS dari China. Pemerintah menyiapkannya di Jawa Tengah.

"Presiden Jokowi bicara dengan Presiden Trump, sekarang Presiden Trump dengan Indonesia. Karena dia berantem dengan Tiongkok, dia mau relokasi industrinya, saya diminta presiden untuk bicara nanti sama pembantu Presiden Trump," sebut Luhut.

Saksikan video terkait di bawah ini:

Kawasan Industri Brebes VS Batang


(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading