Menko Luhut Targetkan 10 Juta UMKM Go Online, Ini Strateginya

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
27 June 2020 21:20
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (CNBC Indonesia/Anisatul Umah) Foto: Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (CNBC Indonesia/Anisatul Umah)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar ekonomi negara.

Dalam kondisi pandemi ini pengusaha UMKM harus bisa berpikir kreatif untuk bisa bertahan. Salah satunya dengan menggunakan digital platform dalam menjalankan usahanya.

Guna mendukung hal tersebut, sejak Mei lalu, pemerintah meluncurkan program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia untuk mendukung UMKM di tengah pandemi Covid-19.


Dalam wawancara bersama Radio Republik Indonesia pada Jumat (26/6/2020), Luhut mengatakan saat ini program tersebut sudah memiliki 8 juta peserta dari target 10 juta UMKM berbasis online di Indonesia.

"Sampai Desember 2020 ini, kita mau tambah lebih dari 2 juta UMKM. Kita harap nanti akan jadi 10 juta UMKM berbasis online," ujar Luhut, dikutip CNBC Indonesia pada Sabtu (27/6/2020).

Ia juga mengaku, sejak diresmikannya program ini pada Kamis (14/05/2020) kemarin, sudah ada lebih dari 500 ribu UMKM yang bergabung. "Salesnya naik jadi 2.100%," ungkapannya.

Program ini tidak hanya mengumpulkan UMKM, tetapi juga memberikan training. Setiap minggunya, menurut Luhut, program ini menggelar webinar via Zoom bersama para peserta. Hal ini dilakukan guna membantu para pemilik UMKM dalam melalui kendala yang mereka hadapi.

"Yang ikut zoom call biasanya 200 orang dari berbagai perwakilan UMKM," ujarnya. "Pokoknya tiap ada kendala akan kita bantu, supaya yang sudah masuk program ini tidak keluar."

Dalam mencapai target 10 juta UMKM, Luhut juga mengatakan akan mengajak seluruh pemerintah pusat, daerah, dan pihak swasta untuk menjadi pendiri UMKM di sekitarnya. Ia bahkan mengajak para pejabat untuk berbelanja online secara serentak pada 1 Juli nanti untuk mempromosikan program ini.

"Nanti beramai-ramai kita beli 100-200 ribu harga barang. Ini untuk menunjukan kampanye program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia ini," tukasnya.

Saksikan video terkait di bawah ini:

Kasus Positif Covid-19 di AS Capai 2,6 Juta Kasus


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading