IPO Anak Usaha Pertamina, Nicke: Ini Bukan Jual Aset Negara!

News - Monica Wareza, CNBC Indonesia
22 June 2020 20:44
Nicke Widyawati

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina (Persero) angkat bicara mengenai rencana penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) yang akan dilaksanakan anak usahanya. Adapun rencana pelepasan saham ini merupakan inisiatif dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membuat perusahaan lebih berkembang.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengungkapkan bahwa IPO tersebut bukan merupakan upaya privatisasi perusahaan atau menjual aset negara kepada pemegang saham lainnya. Pasalnya, Pertamina melalui anak usahanya merupakan pengelola dari ladang-ladang minyak yang merupakan aset negara.

"Jadi yang ditargetkan oleh pemegang saham itu bukan privatisasi karena ini bukan pelepasan saham negara di Pertamina tapi IPO anak usaha Pertamina, jadi bukan privatisasi. Jadi kalau dalam hal ini yang ditargetkan pertama di upstream aset milik negara, yang diserahkan kepada Pertamina atau yang lainnya itu adalah pengelolaan jadi aset tetap pemerintah," kata Nicke dalam rapat dengan pendapatan dengan Komisi VI DPR RI, Senin (22/6/2020).


Menurut dia, saat ini Pertamina mengelola 29%-30% dari total hulu migas yang ada di Indonesia, sedangkan 70% lainnya dikelola oleh perusahaan lainnya, baik swasta maupun asing.

"Jadi wilayah kerja itu yang diserahkan kepada Pertamina dan K3S itu pengelolaan dalam jangka waktu tertentu yang disepakati dalam PSJ kontrak dimana setelah jangka waktu selesai dikembalikan kepada negara," terang dia.

"Jadi tidak ada aset negara yang diserahkan kepada Pertamina atau K3S jadi tidak ada juga yang kemudian akan dijual kepada pihak lain. Ini hanya hak pengelolaan," tegas dia.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading