Lewati Singapura, Kasus Covid-19 Indonesia Tertinggi di ASEAN

News - Rahajeng Kusumo Hastuti, CNBC Indonesia
17 June 2020 16:07
Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas, Reisa Broto Asmoro (Tangkapan Layar Youtube BNPB Indonesia)

Jakarta, CNBC Indonesia- Jumlah kasus virus corona baru penyebab Covid-19 yang meningkat signifikan dalam 2 pekan terakhir, membuat data total pasien di Indonesia melampaui Singapura. Hal ini membuat Indonesia menjadi negara dengan kasus corona terbanyak di Asia Tenggara dan nomor 30 di Dunia.

Berdasarkan data Kementerian kesehatan, Rabu (17/6/2020) hari ini tercatat terdapat penambahan 1.031 pasien baru Covid-19 sehingga totalnya menjadi 41.431 orang. Sementara berdasarkan data Worldometer, total positif Covid-19 di Singapura mencapai 41.216 orang.

Selain itu, jumlah kasus aktif Covid-19 atau pasien dirawat di Indonesia mencapai 22.912 pasien, lebih dari 2 kali lipat dibandingkan Singapura yang tercatat 10,027 pasien. Kasus aktif dihitung berdasarkan total kasus dikurangi pasien sembuh dan pasien meninggal dunia.


Sebaliknya jumlah pasien sembuh virus corona di Singapura mencapai 31.163, atau hampir dua kali lipat dibandingkan dengan pasien sembuh di Indonesia yang mencapai 16.243 orang.

Sebelumnya, Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Reisa Broto Asmoro kembali mengingatkan bahwa Covid-19 itu benar-benar ada.

"Apakah COVID-19 benar-benar ada? Saya perlu sampaikan, virus ini benar-benar ada saudara-saudari," tegas Reisa sebagai Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional saat konferensi pers di Media Center, Jakarta, pada Selasa (16/6).

Ia mengatakan bahwa ilmuwan dari LBM Eijkman telah memetakan beberapa whole genome sequence (WGS) atau merinci identitas virus dari pasien yang ada di Indonesia. Data ini bermanfaat untuk penelitian lanjut untuk mengetahui epidemiologi virus, pengembangan vaksin dan juga obat antivirus.

Menurutnya, Kepala Lembaga Eijkman Profesor Amin Subandrio mengatakan dengan mengetahui virus yang beredar, kita juga bisa mendesain vaksin sesuai dengan yang ada di Indonesia.

"Maka dari itu, penting sekali mengetahui status kesehatan kita. Apakah kita positif atau negatif COVID-19. Apabila positif, maka penyembuhan dapat dilakukan. Ingat, lebih dari 15.000 saudara-saudari kita sudah sembuh dari COVID-19, dan jika negatif, kita harus makin waspada melindungi diri kita dari penularan virus COVID-19 oleh orang lain," pesannya.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading