Erick Ubah Direktur Hulu Pertamina Jadi CEO, Siapa Terpilih?

News - Gustidha Budiartie & Anisatul Umah, CNBC Indonesia
12 June 2020 15:37
Dok: Pertamina

Jakarta, CNBC Indonesia- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, merombak direksi PT Pertamina (Persero). Tujuannya adalah untuk efisiensi dan optimalisasi Pertamina sebagai holding atau induk BUMN Migas.

Erick memangkas direksi Pertamina dari 11 jadi 6. "Tidak boleh kebanyakan, selain dirut ada nama financial, ada namanya human capital. Di subholding kita gabungkan unit yang sangat banyak di Pertamina jadi satu kesatuan unit bisnis," jelas Erick dalam konferensi pers, Jumat (12/6/2020).

Ia menyebut dengan jelas yang akan menjadi contoh adalah direktorat hulu Pertamina yang menjadi subholding hulu dan dipimpin oleh CEO dalam struktur terbaru.


"Misal subholding upstream atau hulu," kata dia.

Menurut Erick saat ini terlalu banyak anak usaha Pertamina di sektor hulu, sehingga kebijakannya tidak bisa seirama.

"Salah satu buktinya lifting minyak kita menurun, nah berarti apa yang mesti kita lakukan? Kebijakannya satu, kita satukan portofolio dan satukan adanya sinergitas untuk efisiensi ataupun untuk hal-hal yang lebih detail. Misal sharing knowledge supaya lifting minyak bisa stagnan atau tumbuh."

Ia memberikan contoh konsolidasi seperti Pertagas yang digabung dengan PGN.

Lantas, siapa yang akan memimpin subholding hulu Pertamina ini?

Erick tidak menjawab lugas soal ini, ia hanya mengatakan akan ditentukan dalam waktu dekat.

"Subholding sendiri, CEO sendiri ditentukan dalam waktu dekat oleh Pertamina atau BUMN," katanya.

Ia menekankan pastinya kebijakan membentuk subholding ini harus dikonsultasikan agar tidak memperpanjang birokrasi. Erick tidak ingin ada lagi anak usaha yang memaksakan RUPS, padahal holdingnya belum menggelar RUPS.

"Jangan ada permainan terus begini, dengan adanya konsolidasi hulu jangan terlalu banyak perusahaan. "

Informasi yang diterima CNBC Indonesia dari seorang pejabat di lingkungan BUMN, untuk posisi CEO ini akan diisi oleh Budiman Parhusip , lulusan ITB yang namanya juga sempat disebut-sebut dalam bursa Direktur Utama PT PGN Tbk beberapa waktu lalu. Sementara untuk CEO Gas yang akan mengisi adalah Direktur Utama PGN Suko Hartono.

Sampai saat ini, Pertamina masih belum merilis daftar lengkap direksi dan CEO terbaru hasil perombakan. "Mohon bersabar, press release sedang kami siapkan," ujar VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman.


[Gambas:Video CNBC]

(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading