WHO Ingatkan Corona Belum Tuntas, Awas Euforia PSBB Longgar!

News - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
06 June 2020 20:39
People hold signs during a protest over the death of George Floyd in Chicago, Saturday, May 30, 2020. Protests were held throughout the country over the death of Floyd, a black man who died after being restrained by Minneapolis police officers on May 25.(AP Photo/Nam Y. Huh)
Jakarta, CNBC Indonesia - Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) kembali memperingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir. Meski di beberapa negara sudah menunjukkan penurunan jumlah pasien terjangkit.

Juru Bicara WHO Margaret Harris mengatakan, meski di beberapa negara sudah mengurangi pembatasan sosial dan lockdown, bukan berarti virus Corona ini telah hilang. Semua masyarakat harus terus waspada dan menjaga kesehatan dan kebersihan.

Terutama negara-negara di Amerika Serikat dan Eropa yang saat ini menjadi negara dengan jumlah kasus positif terbanyak. Ini harus menjadi perhatian meski ada pelonggaran pembatasan sosial.


"Mengenai peningkatan, ya kita telah melihat di negara-negara di seluruh dunia, saya tidak berbicara secara khusus tentang Eropa, ketika lockdown mereda, ketika kebijakan pembatasan sosial mereda, orang kadang-kadang menafsirkan ini sebagai 'Ok, (Covid-19) sudah berakhir'," ujar Harris seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (6/6/2020).



"Ini belum selesai. Itu belum berakhir sampai tidak ada virus di mana pun di dunia ini," tambahnya.

Ia pun menyayangkan aksi demonstrasi besar yang dilakukan di AS terkait kasus pembunuhan George Floyd 10 hari yang lalu. Menurutnya, para demonstran harusnya bisa menahan diri untuk sementara waktu, karena berkumpul bersama membuat penyebaran virus semakin besar.

Oleh karenanya, ia mengimbau masyarakat yang ikut dalam demonstran bisa melindungi dirinya sesuai dengan anjuran WHO. Setidaknya harus menjaga jarak setidaknya 1 meter, sering mencuci tangan dan menghindari menyentuh mulut, hidung dan mata.

"Kami tentu telah melihat banyak gairah minggu ini, kami telah melihat orang-orang yang merasa perlu keluar dan untuk mengekspresikan perasaan mereka. Tapi kami meminta mereka untuk mengingat masih melindungi diri sendiri dan orang lain," tegasnya.

[Gambas:Video CNBC]




(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading