Kasus COVID-19 di DKI Jakarta Turun 3 Hari Berturut-turut

News - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
03 June 2020 17:07
Ruang Isolasi RSPi Sulianti Saroso. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesia- DKI Jakarta mencatatkan penurunan kasus aktif virus corona (COVID-19) 3 hari berturut-turut sejak 31 Mei 2020. Dalam 3 hari terjadi penurunan kasus aktif sebanyak 235‬ orang.

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Rabu (3/6/2020), kasus aktif COVID-19 pada 31 Mei mencapai 4.749 orang dan turun 51 orang menjadi 4.695 orang pada 1 Mei.

Selanjutnya, pada 2 Mei, kasus aktif COVID-19 turun menjadi 4.624 orang dan kemudian turun 110 orang menjadi 4.514 orang.


Sebagai informasi, PSBB tahap ketiga di DKI Jakarta akan selesai besok, Kamis (4/6/2020). Meski demikian ada kemungkinan PSBB diperpanjang.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, untuk berpindah dari PSBB ke tahap kenormalan baru atau new normal, setidaknya ada 4 syarat yang harus terpenuhi. Pertama, angka R-naught di wilayah pandemi harus di bawah 1.

"Pertama angka R-naught-nya atau angka reproduksinya di bawah 1. Jakarta sudah 0,98 kita berharap turun lagi," ucapnya di Asrama Mahasiswa Papua di Jakarta di Ciganjur, Jakarta Selatan, seperti dikutip dari detikcom, Minggu (31/5/2020).


Yang kedua, terdapat penurunan kurva baik itu pasien positif, pasien meninggal dunia, pasien dalam pengawasan (PDP) hingga orang dalam pemantauan (ODP). Apabila semua kurva itu menunjukkan penurunan, maka wilayah tersebut dapat melaksanakan new normal.

Kemudian yang ketiga, adanya dukungan sarana dan prasarana untuk menunjang tatanan kenormalan baru. Keempat, adanya sumber daya manusia (SDM) baik itu dokter, perawatan dan semua stakeholder yang ada.

"Ketiga dukungan sarana, prasarana. Keempat persiapan SDM dokter dan perawat," katanya.

Lebih lanjut, Riza mengatakan, dari semua syarat itu yang terpenting harus dilakukan adalah kedisiplinan masyarakat. Warga tetap diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.


Riza mengatakan Pemerintah Provinsi DKI masih menunggu evaluasi dari perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hingga 4 Juni mendatang. Riza berharap PSBB di Jakarta berakhir pada 4 Juni 2020.

"Kita sudah melaksanakan PSBB di tahap ketiga 22 Mei sampai 4 Juni, masyarakat dan gubernur berharap ini jadi PSBB penghabisan tapi ini semua tergantung pada sikap disiplin dan kepatuhan kita semua sebagai warga untuk melaksanakan PSBB secara baik," ujar Riza.

[Gambas:Video CNBC]




(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading