Jokowi Siapkan Skenario Restart Ekonomi RI di Era New Normal

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
18 May 2020 16:39
Presiden: Sederhanakan Prosedur, Segera Salurkan Bansos Tunai dan BLT Desa. (Biro Pers Presiden RI)
Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menyiapkan berbagai skenario untuk mengulang kembali (restart) perekonomian Indonesia yang babak belur dihajar wabah pandemi Covid-19.

Skenario ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menghadapi era baru (new normal), mengingat virus tersebut akan terus hidup berdampingan dengan masyarakat selama vaksin belum ditemukan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengemukakan bahwa kepala negara telah menginstruksikan jajarannya untuk merancang sebuah skenario dalam era baru hidup berdampingan dengan Covid-19.


"Bapak Presiden meminta membuat strategi khusus agar kita bisa restart perekonomian," kata Airlangga dalam konferensi pers usai rapat terbatas, Senin (18/5/2020).

Seperti apa skenario tersebut? Airlangga mengatakan bahwa pemerintah akan mengembangkan sistem penilaian dari sisi epidemologi maupun kesiapan sejumlah daerah dalam menghadapi wabah.

"Kami siapkan mekanisme scoring yang sama, baik epidemologi berbasis r nol, maupun kesiapan daerah terkait perkembangan penyakit, kapasitas kesehatan, kesiapan sektor publik, tingkat kedisiplinan masyarakat, maupun respons publik, cara bekerja, cara bersosial di normal baru," katanya.

Nantinya, sejumlah daerah diminta untuk menyiapkan level kesiapan masing-masing. Pemerintah pun akan membuat skala level satu hingga lima untuk menetapkan apakah daerah tersebut bisa menjalankan sistem normal baru atau tidak.



"Yang berikutnya level substansial, moderat, dan rendah. Tentu moderat normal baru. Oleh karena itu beberapa sektor sedang menyiapkan SOP, di mana SOP seluruhnya akan dikoordinasikan dengan Satgas Covid," ujar Airlangga.

"Dalam normal baru, standar baru untuk berkegiatan. Sebagai contoh di kawasan industri sudah ada surat edaran. Kemudian di sektor lain apakah pendidikan, restoran, kegiatan ibadah, dan sektor transportasi," lanjutnya.

Airlangga menegaskan bahwa mekanisme seperti ini belum bersifat final. Jajaran menteri akan melakukan kajian teknis sebelum nantinya disetujui oleh Jokowi.

"Ini akan dibahas detail dan akan diputuskan bapak Presiden," tegas eks Menteri Perindustrian itu.

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading