Di Tengah Pandemi, Usia 45 Tahun ke Bawah Jalankan Ekonomi

News - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
14 May 2020 17:32
Ilustrasi Pulang Kerja (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto)
Jakarta, CNBC Indonesia - Juru Bicara Pemerintah Khusus untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto menegaskan orang yang berusia di atas 45 tahun umumnya lebih rentan dibanding dengan usia di bawahnya.

Untuk itu, dia mengatakan pada sektor ekonomi yang memang diizinkan untuk beroperasi agar menempatkan kelompok yang lebih muda.

"Misalnya di dalam sektor transportasi, berikan kesempatan usia muda untuk menjalankannya. Yang usia sudah tua, sebaiknya untuk tidak melakukan ini, kita tak lagi bisa berpikir seperti biasanya," ujarnya saat Video Conference di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (14/5/2020).
Kondisi yang luar biasa ini, lanjutnya perlu disikapi bersama-sama. Tentunya harus dengan tetap memperhatikan kerangka dalam pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Artinya bahwa sektor aktivitas dilarang atau dibatasi tetap dilarang atau dibatasi. Tapi sektor diijinkan operasional, kita mulai siapkan dengan tenaga muda, yang memiliki risiko untuk lebih parah lebih kecil," tegasnya.
Namun menurutnya, hal ini bukan lantas membebaskan protokol kesehatan yang selama ini digaungkan. Justru, hal ini menjadi pertanda, bahwa harus lebih memperketat aturan dan memahami perspektif yang ada.
Hingga hari ini, Kamis (14/5/2020) jumlah kasus positif masih terus bertambah. Kasus positif mencapai 16.006 orang. Jumlah tersebut bertambah 568 orang dibandingkan dengan sehari sebelumnya.


Sementara itu, pasien sembuh bertambah 231 orang menjadi 3.518 orang. Adapun kasus kematian bertambah 15 orang sehingga total mencapai 1.043 orang.

"Sebanyak 382 kabupaten/kota terdampak COVID-19 di 34 provinsi," pungkasnya.

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading