Longgarkan Lockdown, Kantor & Mal Malaysia Mulai Buka 4 Mei!

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
01 May 2020 13:23
A resident collects a food delivery behind barbed wire outside a building under lockdown in downtown Kuala Lumpur, Malaysia, on Tuesday, April 7, 2020. The Malaysian government issued a restricted movement order to the public to help curb the spread of the new coronavirus. The new coronavirus causes mild or moderate symptoms for most people, but for some, especially older adults and people with existing health problems, it can cause more severe illness or death. (AP Photo/Vincent Thian)
Jakarta, CNBC Indonesia - Malaysia akan melonggarkan lockdown mulai 4 Mei 2020. Sejumlah kegiatan bisnis kembali diizinkan beroperasi demi menyelamatkan perekonomian negara tersebut 

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengatakan hampir semua sektor ekonomi akan dibuka kembali. Namun ada sejumlah catatan tergantung pada kondisi sektor tersebut. 

Untuk pertemuan yang melibatkan banyak orang misalnya, masih akan dikontrol. Selain itu, sekolah-sekolah juga masih akan tetap tutup dan perjalanan antar negara tetap dilarang.


Dia menyebut, setelah 40 hari menerapkan lockdown, penghentian kegiatan ekonomi berdampak pada berhentinya sumber pendapatan negara.

"Pajak tidak dapat dikumpulkan, industri tidak dapat tumbuh, pertumbuhan ekonomi terhambat dan apa yang ingin kami hindari adalah bisnis-bisnis terpaksa ditutup dan pekerja kehilangan pekerjaan," kata Muhyiddin, dikutip dari SCMP.com, Jumat (1/5/20).



Dia mengakui, beberapa negara mengalami peningkatan kasus Covid-19 ketika tindakan karantina dilonggarkan. Karena itu, beberapa bisnis termasuk bioskop, tempat karaoke, klub dan konferensi atau pameran masih tidak akan diizinkan untuk beroperasi.

Pelonggaran lockdown di Malaysia ini, tidak lantas mengizinkan adanya pergerakan dari satu daerah ke daerah lain secara bebas. Muhyddin bilang, perjalanan antar wilayah tetap dilarang, yang berarti bahwa orang Malaysia tidak akan dapat melakukan perjalanan ke kota asal mereka untuk perayaan Idul Fitri pada akhir Mei.

"Kita harus menemukan cara untuk menyeimbangkan antara menyembuhkan ekonomi negara dan mengatasi Covid-19," kata Muhyiddin.

Ia menambahkan bahwa standar kesehatan yang ketat akan diterapkan, seperti jarak sosial untuk orang yang makan di restoran. Sebagaimana diketahui, semula lockdown Malaysia dijadwalkan berlangsung hingga 12 Mei.


[Gambas:Video CNBC]




(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading