Internasional

Keren! Ilmuwan Hong Kong Produksi Lapisan Anti-Virus Corona

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
27 April 2020 18:29
Uji Coba Vaksin Corona Ke Manusia

Jakarta, CNBC Indonesia - Para peneliti di sebuah universitas Hong Kong menyatakan mereka telah mengembangkan lapisan anti-virus yang dapat memberikan 90 hari perlindungan "signifikan" terhadap bakteri dan virus, termasuk virus corona yang menyebabkan COVID-19.

Lapisan yang disebut MAP-1 itu dapat disemprotkan pada permukaan yang sering digunakan oleh publik, seperti tombol lift dan pegangan pintu, kata para peneliti di Universitas Sains dan Teknologi (HKUST) Hong Kong. Untuk pengembangannya, lapisan ini membutuhkan waktu selama 10 tahun.



"Tempat-tempat ini sering disentuh, dan, pada saat yang sama, berfungsi sebagai media yang sangat efektif untuk penularan penyakit," kata Profesor Joseph Kwan, salah satu peneliti utama dalam tim yang mengembangkan produk.

Lapisan yang terbentuk setelah penyemprotan itu memiliki jutaan kapsul nano yang mengandung disinfektan, yang menurut Prof Kwan tetap efektif dalam membunuh bakteri, virus, dan spora bahkan setelah lapisan tersebut mengering.

"Tidak seperti metode desinfektan umum seperti pemutih encer dan alkohol, MAP-1 lebih didorong oleh polimer peka panas yang merangkum dan melepaskan desinfektan saat disentuh manusia," kata Prof Kwan.

Para peneliti juga mengatakan lapisan itu tidak beracun dan aman untuk kulit dan lingkungan.

Kabar baiknya, produk yang sudah diuji klinis pada tahun ini di rumah sakit Hong Kong dan rumah bagi para lansia itu akan segera dipasarkan oleh Germagic, sebuah unit dari mitra industri universitas, Chiaphua Industries.

Lapisan itu disetujui untuk penggunaan resmi dan konsumen massal pada bulan Februari, dan akan tersedia di toko-toko Hong Kong bulan depan.

Lapisan tidak beracun itu juga telah disemprotkan di sekitar seribu lebih rumah keluarga berpenghasilan rendah di Hong Kong. Penyemprotan itu dilakukan dengan bantuan dari badan amal setempat, lapor The Strait Times.

"Saya merasa sepertinya benda itu telah memperkuat perlindungan kita terhadap virus," kata Law Ha Yu, seorang ibu dari dua anak yang tinggal di sebuah tempat yang baru-baru ini disemprot dengan pelapis tersebut.



Para peneliti mengatakan pusat perbelanjaan, sekolah, dan fasilitas pelatihan olahraga di kota itu juga telah disemprotkan lapisan itu.

Menyemprotkan lapisan tersebut di sekolah menelan biaya HK$ 20.000 hingga HK$ 50.000, tergantung pada ukuran area yang disemprotkan. Perusahaan juga berencana untuk memperkenalkan versi penggunaan domestik 50ml dan 200ml dengan harga mulai dari HK$ 70 hingga HK$ 250.

Hong Kong sendiri saat ini menjadi wilayah yang melaporkan kasus corona cukup rendah. Bahkan pada Minggu wilayah ini tidak melaporkan kasus corona baru sama sekali. Menurut Worldometers saat ini ada 1.038 kasus corona dengan 4 kematian dan 787 sembuh.



(res/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading