Kim Jong Un Dikabarkan Kritis, Trump: Fake News!

News - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
24 April 2020 11:41
[THUMBNAIL] Trump - Kim Jong Un
Jakarta, CNBC Indonesia - Kondisi kesehatan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un masih simpang siur hingga kini. Banyak pemberitaan mengabarkan Kim tengah sakit keras bahkan kritis. Bahkan ada desas-desus dirinya terjangkit virus corona (COVID-19).

Pada Kamis (23/4/2020), Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menolak laporan pemberitaan mengenai kondisi Kim saat ini. Ia mengatakan memiliki informasi langsung dari Korut bahwa Kim baik-baik saja.

"Saya pikir laporan itu tidak benar, biarkan saya mengatakannya seperti itu," kata Trump kepada wartawan, dikutip dari AFP. "Saya dengar mereka menggunakan dokumen-dokumen lama."


Trump bahkan menyerang jaringan berita kabel CNN, yang memiliki hubungan sengit dengannya. "Saya pikir itu adalah laporan palsu yang dilakukan oleh CNN," kata Trump pada briefing harian tentang pandemi corona.

Menurut pemberitaan CNN pada Senin lalu, mengutip perkataan seorang pejabat AS yang anonim, melaporkan bahwa Washington sedang "memantau intelijen" bahwa Kim berada dalam "bahaya besar" setelah menjalani operasi.

Sebelumnya, Trump sudah tiga kali bertemu dengan Kim. Dari pertemuan tersebut, Trump menyatakan kekagumannya kepada Kim, meskipun harapan telah redup untuk mencapai kesepakatan yang komprehensif.

Korea Utara sering menembakkan serangkaian roket guna menuntut konsesi dari administrasi Trump, yang mengatakan bahwa sanksi internasional harus tetap dilakukan.

"Saya harap dia tidak dalam masalah medis. Saya harap dia tidak. Saya sangat akrab dengannya," kata Trump, "Ingat kamu akan berperang dengan Korea Utara jika aku tidak terpilih sebagai presiden."

Sesaat sebelum laporan muncul tentang kesehatan Kim, Trump mengatakan dia telah menerima "catatan bagus" dari pemimpin, tetapi Korea Utara membantah mengirim pesan apa pun.

The Daily NK, situs web berbasis Seoul yang biasa mengumpulkan informasi dari informan di dalam Korea Utara, secara terpisah melaporkan bahwa Kim menjalani "prosedur bedah kardiovaskular (jantung)" dan sekarang mulai pulih.

Mereka juga menuliskan jika kesehatan Kim memburuk dalam beberapa bulan terakhir. Ini akibat kegiatan merokoknya yang cukup kuat, obesitas, dan terlalu banyak bekerja. Menambahkan Kim kini berada di sebuah vila di daerah resor Gunung Kumgang, Hyangsan di pantai timur negeri itu.

Namun media itu juga mengatakan masih sulit untuk memverifikasi laporan yang didapat dari seseorang di Korut. Berita mengenai kesehatan pemimpin Korut adalah salah satu rahasia negara yang paling dijaga ketat. Hal ini biasanya hanya diketahui oleh segelintir orang di lingkaran dalam kepemimpinan.

Di sisi lain, kantor berita resmi Korut KCNA dan surat kabar partai Rodong Sinmun akhirnya buka suara namun tidak memberi indikasi keberadaan Kim Jong Un. Keduanya hanya menulis bahwa Kim telah mengirim hadiah ulang tahun kepada warga, terkait perayaan tanggal 15 April.

Pemberitaan di KCNA banyak memuat soal lainnya, seperti ideologi kemandirian Korut. Sementara Rodong Sinmun juga hanya memuat artikel ekonomi dan langkah mengantisipasi virus corona.

Sejumlah ahli Korut mengatakan kondisi Kim Jong Un merupakan fakta yang masih simpang siur. Namun absennya Kim dalam perayaan besar ulang tahun leluhurnya pada 15 April lalu menandakan ada sesuatu yang salah.

Kim Jong Un kini berusia 36 tahun. Ia lahir di Pyongyang, Korea Utara pada 8 Januari 1984 silam. Cucu dari Kim Il Sung, putra bungsu Kim Jong Il, serta suami dari Ri Sol-ju sudah menjadi Pemimpin Tertinggi Korea Utara sejak 2011 hingga kini.

[Gambas:Video CNBC]





(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading