Efek Covid-19

Luhut Siapkan Bali untuk Tarik Turis China, Korsel, & Jepang

News - Muhammad Choirul Anwar, CNBC Indonesia
16 April 2020 09:39
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Instagram/Luhut.Pandjaitan)
Jakarta, CNBC Indonesia - Sektor pariwisata menjadi salah satu industri yang paling terdampak pandemi corona (Covid-19). Pemerintah tengah memikirkan solusi untuk kembali menggairahkan sektor ini.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan, pemerintah menaruh perhatian serius di sektor pariwisata. Dia menilai industri ini juga relatif cepat dibangkitkan.

"Saya pikir kami paham industri paling cepat bangkit adalah pariwisata. Jumlah pekerjanya belasan juta orang," kata Luhut dalam konferensi video bersama awak media pada Selasa (14/4/20).


Karena itu, dia telah memetakan sejumlah potensi kunjungan turis asing. Beberapa negara yang juga masuk dalam 'daftar merah' Pandemi Covid-19, disebut jadi sasaran.

"Pariwisata menjadi perhatian serius kita. Tapi kita harus lihat, kalau China recovery cepat. Kan sekarang sudah mulai. Korsel, Jepang misalnya dalam 1-2 bulan ini, berarti turis mereka sudah mau keluar, stress selama ini," imbuhnya.

Di dalam negeri sendiri, destinasi wisata utama yang disiapkan adalah Bali. Luhut bilang, Bali tengah diupayakan untuk mempercepat recovery.

"Makanya seperti Bali kita cepet-cepetin bagus. Kami bikin alat pengetesan di Universitas Udayana di Bali, jadi saya lihat sudah ada perbaikan, sudah relatif bagus penataannya. Kalau Covid-19 turun, ini bisa meningkat, kita bisa selesaikan masalah," tandasnya.

Di samping itu, pemerintah juga memahami banyak hotel lesu akibat Pandemi Covid-19. Karenanya, permintaan untuk pemberian insentif akan terus jadi perhatian.

"Hampir 1000 hotel slow down berhenti. Ini jadi issue. Pemerintah lagi hitung bunganya [perbankan] dihilangkan berapa lama," bebernya.

(tas/tas)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading