Pengusaha Bersatu Lawan COVID-19, Targetkan Donasi Rp 500 M

News - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
06 April 2020 13:14
Pengusaha Bersatu Lawan COVID-19, Targetkan Donasi Rp 500 M
Jakarta, CNBC Indonesia - Sektor industri melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) menggandeng Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia melanjutkan donasi alat kesehatan bagi penanganan pandemi virus corona (COVID-19) melalui penyerahan bantuan kepada Pemerintah.

Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto mengatakan, tenaga medis dan jajaran pelayanan publik adalah lini terdepan penanganan virus yang penyebarannya cepat ini. Itu sebabnya donasi lintas perusahaan berbentuk peralatan, yang diprioritaskan untuk membantu mereka.

Untuk itu, Sulistiyanto selaku koordinator donasi mengatakan, karena bantuan berwujud barang, Pemerintah telah memfasilitasi mereka lewat relaksasi perizinan impor alat kesehatan.

"Agar peralatan dapat segera tiba di Indonesia, mendukung penanganan pandemi yang lebih cepat, aman dan menyeluruh," terangnya saat penyerahan simbolik mewakili kalangan usaha kepada Tzu Chi yang akan meneruskannya kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Tzu Chi Center Tower, Jakarta, Senin (6/4/2020).



Bantuan peralatan kesehatan dengan bobot sekitar 80 ton tersebut berupa 100 unit alat bantu pernapasan (ventilator), masing-masing 75 ribu alat pelindung diri dan kaca mata pelindung, 20 ribu masker N95 yang tiba dari Guangzhou, Tiongkok, dengan pesawat Garuda Indonesia.

Turut hadir dalam penyerahan, adalah perwakilan donatur dari Astra International Tbk, PT Indofood Sukses Makmur Tbk yang dihadiri oleh Franky Welirang, PT Djarum, dan Agung Sedayu Group. Sesuai protokol pembatasan fisik, jumpa pers berlangsung dalam bentuk konferensi video.

Selanjutnya, Ketua Umum KADIN, Rosan Roeslani mengatakan penyerahan ini dilakukan secara bertahap, sehingga kesempatan bagi perusahaan lainnya yang ingin bergabung tetap terbuka lebar.

Dia berharap, donasi lintas perusahaan bertajuk Pengusaha Peduli NKRI ini dapat menggalang bantuan senilai tak kurang dari Rp 500 miliar, di mana perkembangan donasi, menurutnya, secara berkala dilaporkan kepada Presiden RI. Sementara pengalokasiannya menjadi kewenangan BNPB dan Kementerian Kesehatan.

"Kita tak punya batasan waktu. Memang target kita Rp 500 miliar. Kalau sudah terpenuhi akan kita buka lagi," ujarnya.

Dalam rangkaian donasi, kontribusi datang dari Sinar Mas, Djarum, Indofood, Astra International, Agung Sedayu, Artha Graha Peduli Foundation, Panin Group, Ciputra Group, Jhonlin Group, ADR Group, PT Puradelta Lestari Tbk, Bund Center Shanghai, Summarecon Agung, Triputra Group, Fajar Surya Wisesa Tbk., Erajaya Group, Mulia Group, PT Inti Sumber Bajasakti, PT Bina Karya Prima, PT Setiawan Dwi Tunggal, Sungai Budi Group, PT PulauintanBajaperkasa Konstruksi, PT Union Sampoerna Triputra, First Resources Ltd., Garudafood, Rajawali Corporation, Nutrifood Indonesia, PT Samudra Marine Indonesia, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Li Realty Pertiwi, PT Sinde Budi Sentosa, Evelina Setiawan, PT Embossindo Utama, Mandiri Group, serta Cerestar Group. Bantuan berbentuk peralatan uji cepat (rapid test kit), alat perlindungan diri (APD atau personal protective equipment), ventilator, serta masker.


Donasi ini merupakan tahap kedua, dimana sebelumnya untuk tahap pertama telah diserahkan melalui bantuan gugus tugas penanganan COVID-19. Bantuan tahap pertama diantaranya adalah berupa 1.759 ribu masker surgical, 646.520 pieces peralatan uji cepat (rapid test kit), 3 ribu APD overall hazmat, 7 unit ventilator, 645 L cairan desinfektan dan 150 unit fryernya.


[Gambas:Video CNBC]




(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading