Round Up

Corona di RI 5 April: 2.273 Kasus, 198 Meninggal, 164 Sembuh

News - Redaksi, CNBC Indonesia
06 April 2020 06:42
Kasus positif terus bertambah, tapi 164 orang dinyatakan sembuh.
Jakarta, CNBC Indonesia - Masyarakat harus terus berhati-hati pada penyebaran pandemi corona (COVID-19). Pasalnya per Minggu 5 April pukul 12:00 WIB, pemerintah kembali mencatat tambahan kasus pasien COVID-19.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, melaporkan ada penambahan kasus sebanyak 181 orang. Sehingga yang terkonfirmasi positif secara kumulatif adalah 2.273.




Sementara itu, jumlah kasus yang sembuh sebanyak 14 orang sehingga total 164 orang. "Yang meninggal masih ada 7 orang, sehingga jumlahnya menjadi 198 orang," kata pria yang akrab disapa Yuri, di Graha BNBP.

Kasus corona tersebar di 32 provinsi. DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur merupakan provinsi dengan kasus terbanyak.



Berikut rincian per provinsi:

1. DKI Jakarta
Terkonfirmasi: 1,124, sembuh: 56, meninggal: 95

2. Jawa Barat
Terkonfirmasi: 252, sembuh: 12, meninggal: 28

3. Jawa Timur
Terkonfirmasi: 188, sembuh: 30, meninggal: 14

4. Banten
Terkonfirmasi: 177, sembuh: 7, meninggal: 17

5. Jawa Tengah
Terkonfirmasi: 120, sembuh: 14, meninggal: 18

6. Sulawesi Selatan
Terkonfirmasi: 83, sembuh: 9, meninggal: 5

7. Bali
Terkonfirmasi: 35, sembuh: 18, meninggal: 2

8. Daerah Istimewa Yogyakarta Terkonfirmasi: 34, sembuh: 1, meninggal: 3

9. Kalimantan Timur
Terkonfirmasi: 30, sembuh: 1, meninggal: 1

10. Papua
Terkonfirmasi: 26, sembuh: 3, meninggal: 1

11. Sumatera Utara
Terkonfirmasi: 25, sembuh: 0, meninggal: 4

12. Sumatera Selatan
Terkonfirmasi: 16, sembuh: 1, meninggal: 2

13. Kalimantan Selatan
Terkonfirmasi: 16, sembuh: 0, meninggal: 0

14. Riau
Terkonfirmasi: 11, sembuh: 1, meninggal: 0

15. Lampung
Terkonfirmasi: 11, sembuh: 0, meninggal: 1

16. Kalimantan Tengah
Terkonfirmasi: 11, sembuh: 4, meninggal: 0

17. Kalimantan Barat
Terkonfirmasi: 10, sembuh: 2, meninggal: 2

18. Kepulauan Riau
Terkonfirmasi: 9, sembuh: 2, meninggal: 1

19. Sumatera Barat
Terkonfirmasi: 8, sembuh: 0, meninggal: 0

20. Kalimantan Utara
Terkonfirmasi: 8, sembuh: 0, meninggal: 0

21. Nusa Tenggara Barat
Terkonfirmasi: 7, sembuh: 0, meninggal: 0

22. Sulawesi Tenggara
Terkonfirmasi: 6, sembuh: 1, meninggal: 0

23. Aceh
Terkonfirmasi: 5, sembuh: 0, meninggal: 1

24. Sulawesi Tengah
Terkonfirmasi: 4, sembuh: 0, meninggal: 0

25. Sulawesi Utara
Terkonfirmasi: 3, sembuh: 1, meninggal: 0

26. Jambi
Terkonfirmasi: 2, sembuh: 0, meninggal: 0

27. Bengkulu
Terkonfirmasi: 2, sembuh: 0, meninggal: 1

28. Kepulauan Bangka Belitung Terkonfirmasi: 2, sembuh: 0, meninggal: 1

29. Sulawesi Barat
Terkonfirmasi: 2, sembuh: 0, meninggal: 0

30. Papua Barat
Terkonfirmasi: 2, sembuh: 0, meninggal: 1

31. Maluku
Terkonfirmasi: 1, sembuh: 1, meninggal: 0

32. Maluku Utara
Terkonfirmasi: 1, sembuh: 0, meninggal: 0

Kondisi ini, menurut Yuri, meyakini gambaran kondisi bahwa masih terjadi penularan dan kasus positif tanpa gejala yang ada di tengah-tengah masyarakat. Sehingga masih ada yang belum berjaga jarak, dan belum gunakan masker.

Ini, kata dia perlu ditekankan karena memerangi COVID bisa dimenangkan jika bersama-sama dan disiplin. Kebersamaan dalam penyakit ini adalah penting.

"Kami yakin seyakin-yakinnya kita bisa memberantas penyakit ini, bersama sama selesaikan permasalahan covid-19. Kunci penyelesaiaan adalah di tengah-tengah masyarakat."

Wajib Masker

Sementara itu, Yuri juga menegaskan lagi soal pentingnya menggunakan masker dan sesuai dengan rekomendasi WHO, maka saat ini penggunaan masker sangat diwajibkan.

"Mulai hari ini jalankan masker untuk semua, semua harus gunakan masker. Masker bedah dan N95 hanya untuk petugas kesehatan, karena kita tidak tahu banyak orang bergejala di luar. Lindungi diri kita semua gunakan masker pada saat keluar rumah terutama," katanya.

[Gambas:Video CNBC]





(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading